LAMPUNG INDONESIA.Com,METRO Universitas Muhammadiyah (UM) Metro menjadi tuan rumah Resepsi Milad Muhammadiyah ke-113 yang diselenggarakan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Lampung pada Ahad, 30 November 2025. Acara berlangsung meriah dengan kehadiran ribuan peserta dari berbagai daerah dan menghadirkan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI sekaligus Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Prof. Abdul Mu’ti.
Rektor UM Metro, Dr. Nyoto Suseno, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan PWM Lampung yang memilih UM Metro sebagai pusat peringatan Milad tahun ini.
“Ini merupakan amanah sekaligus kebanggaan bagi Civitas Akademika UM Metro,” ujarnya.
Ia menambahkan, di usia 59 tahun, UM Metro telah melahirkan lebih dari 22.600 alumni dan saat ini tengah memproses pendirian Fakultas Kedokteran Hewan serta menyiapkan Smart Home Class sebagai langkah menuju digitalisasi pendidikan.
Ketua PWM Lampung, Prof. Sudarman, memberikan apresiasi atas kehadiran berbagai tokoh publik dan lintas agama, termasuk Anggota DPD RI Dr. Ir. H. Abdul Hakim, MM, Ketua FKUB Lampung Prof. Dr. H. Bahrudin, serta perwakilan dari Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, NU, dan LDII.
“Kehadiran para tokoh ini menunjukkan kuatnya sinergi Muhammadiyah dengan berbagai elemen bangsa,” kata Prof. Sudarman.
PWM Lampung juga menyampaikan penghargaan khusus kepada Menteri Abdul Mu’ti atas kiprahnya di tingkat nasional.
Selain itu, PWM Lampung memaparkan deretan prestasi persyarikatan, antara lain:
PRM Way Bungur (Lampung Timur) – Juara 1 Nasional
Masjid Taqwa Kalirejo (Lampung Tengah) – Juara 3 Nasional
PCM Metro Barat, PCM Kalirejo, PCL Yosomulyo – Juara Harapan 3 Nasional
Lazismu Lampung Timur – Pendistribusian & pendayagunaan kreatif terbaik 2025
Program Kesehatan Lazismu – Layanan terbaik tingkat nasional
PDM Lampung Tengah – PDM paling proaktif dalam tata kelola
SMK Muhammadiyah 2 Kalirejo – Sekolah paling transparan
UM Kotabumi – Tata kelola keuangan konsistenApresiasi untuk 14 atlet Tapak Suci berprestasi
Suasana acara semakin meriah dengan pagelaran seni budaya seperti gamelan Jawa dan angklung. PWM Lampung menargetkan pada Milad 2026 akan ditampilkan lebih banyak kesenian etnis Nusantara.
Dalam tausyiahnya, Prof. Abdul Mu’ti menegaskan bahwa Muhammadiyah bukan hanya mengikuti tuntunan Nabi Muhammad, tetapi juga melanjutkan misi Nabi sebagai rahmatan lil ‘alamin.
Ia memaparkan perkembangan global Muhammadiyah, termasuk keberadaan 31 Pimpinan Cabang Istimewa (PCI) di luar negeri, seperti Timor Leste, serta berkembangnya amal usaha di Australia dan Malaysia. Muhammadiyah juga menjalin kerja sama pendidikan dengan sejumlah perguruan tinggi di Madinah.
Prof. Mu’ti juga menyinggung fenomena unik “Kristen Muhammadiyah (Krismuha)”, yakni warga non-Muslim yang dekat secara nilai dan pendidikan dengan persyarikatan. Ia mencontohkan UM Kupang di mana 75% mahasiswanya beragama Kristen atau Katolik tetapi tetap akrab dengan budaya Muhammadiyah, bahkan menyanyikan lagu Sang Surya.
Hingga kini, Muhammadiyah mengelola 164 perguruan tinggi dan 21 fakultas kedokteran, dengan rencana pembangunan RS Muhammadiyah ke-10 di Papua Barat Daya senilai Rp 250 miliar yang akan menjadi basis fakultas kedokteran baru.
Mengangkat tema Memajukan Kesejahteraan Bangsa, Prof. Mu’ti menjelaskan bahwa kesejahteraan tidak hanya meliputi aspek jasmani, tetapi juga rohani, akal, spiritual, serta kontribusi memakmurkan bumi.
“Jangan tinggalkan dunia, tetapi jadikan dunia sebagai ladang akhirat. Muhammadiyah harus terus melanjutkan misi Rasulullah sebagai rahmatan lil ‘alamin,” tutupnya.(red)
