Kinerja PPL Diprotes Keras Slamet Novianto Disebut Menghilang Lebih dari Setahun

Redaksi
3 Min Read

LAMPUNG INDONESIA.Com,Lampung Selatan 2 Desember 2025 Polemik ketidakaktifan Penyuluh Perikanan Lapangan (PPL) Slamet Novianto di Kecamatan Sragi kian menyeruak ke permukaan. Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Sindang Jaya, Desa Bakti Rasa, mengaku lebih dari satu tahun ditinggalkan tanpa pendampingan, sementara akses komunikasi ke Dinas Perikanan Lampung Selatan pun macet total.

Kelompok yang telah terdaftar resmi di Kemenkumham ini menilai tugas dan peran PPL sebagai ujung tombak pembinaan perikanan justru tidak berjalan sebagaimana mestinya. Nomor telepon Slamet Novianto disebut nyaris tidak pernah aktif, dan kunjungan lapangan nol besar.

Kami sudah sangat kecewa. Lebih dari setahun tidak ada kabar, tidak ada pembinaan, bahkan telepon saja hampir mustahil tersambung,” ujar Soleh, salah satu anggota Pokdakan, dengan nada geram.

Menurut Soleh, ketidakaktifan PPL tersebut berdampak langsung pada proses pengajuan proposal dan kebutuhan arahan teknis kelompok. “Ketika kami butuh pendampingan untuk berkas dan program, PPL justru tidak pernah muncul. Sangat merugikan. Kami minta pihak terkait segera turun tangan,” tegasnya.

- Advertisement -

Lebih parahnya lagi, keluhan masyarakat tidak hanya berhenti pada ketidakaktifan Slamet Novianto. Dinas Perikanan Lampung Selatan sebagai instansi pembina disebut hampir tidak dapat dihubungi. “Nomor Kepala Dinas pun susah sekali dihubungi. Lalu masyarakat harus mengadu ke siapa?” tambah Soleh.

Pernyataan itu diperkuat mantan Camat Sragi, Jailani, yang mengaku sudah berulang kali menerima laporan serupa.“Keluhan soal PPL yang tidak turun ke lapangan itu sering saya dengar. Harus ada evaluasi serius,” ujarnya.

Situasi ini memunculkan kekhawatiran lebih luas:Produktivitas pembudidaya ikan terancam menurun.

Program pembinaan pemerintah tidak berjalan.Akuntabilitas PPL dipertanyakan.

Sistem komunikasi birokrasi dianggap bermasalah.

- Advertisement -

Hingga berita ini diterbitkan, tidak ada satu pun klarifikasi resmi dari pihak terkait.

Upaya konfirmasi media melalui telepon maupun pesan tidak mendapatkan respons.

Masyarakat dan Pokdakan Sindang Jaya mendesak pemerintah daerah melakukan langkah tegas, mulai dari evaluasi kinerja PPL Slamet Novianto hingga pembenahan sistem komunikasi internal dinas agar laporan masyarakat tidak terus-menerus terabaikan.

- Advertisement -

“Kalau pembinaan di tingkat bawah saja mandek seperti ini, bagaimana mau meningkatkan sektor perikanan?” kata salah satu anggota kelompok dengan nada kecewa.Desakan kini mengarah pada dua tuntutan utama:

1. Penindakan dan evaluasi ketidakaktifan PPL Slamet Novianto.

2. Perbaikan sistem komunikasi dan respons cepat di lingkungan Dinas Perikanan Lampung Selatan.

Masyarakat menegaskan bahwa mereka tidak meminta banyak: cukup PPL bekerja sebagaimana mestinya dan dinas membuka akses komunikasi yang jelas—dua hal dasar dalam pelayanan publik, namun kini justru tidak berjalan.(red)

Share This Article
Tidak ada komentar
error: Sory bro, berita ini gak bisa di copy paste !!!