Target Investasi 2025 Lampung Selatan Terlampaui, 2026 Fokus Pengembangan Pariwisata Premium

Hendra Wijaya
2 Min Read

LAMPUNGID.Com, Lampung Selatan — Pemerintah Kabupaten Kabupaten Lampung Selatan mencatat capaian positif dalam realisasi investasi sepanjang tahun 2025. Total investasi yang masuk mencapai Rp3,04 triliun, melampaui target awal sebesar Rp2,64 triliun atau setara 115 persen dari target yang ditetapkan.

Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, mengapresiasi capaian tersebut dan menegaskan bahwa arah kebijakan pembangunan tahun 2026 akan difokuskan pada pengembangan sektor pariwisata premium sebagai penggerak ekonomi daerah.

Menurutnya, kawasan Kota Kalianda dan sekitarnya akan dikembangkan sebagai wajah ibu kota kabupaten sekaligus pusat pertumbuhan pariwisata unggulan yang memiliki daya saing nasional.

Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Lampung Selatan, Rio Gismara, menjelaskan bahwa pemerintah daerah tetap mendorong investasi di berbagai sektor, khususnya industri pengolahan dan hospitality. Namun, prioritas utama ke depan adalah pengembangan agroeduwisata.

- Advertisement -

“Masuknya investasi tidak hanya berdampak pada peningkatan penerimaan pajak dan retribusi daerah, tetapi juga membuka lapangan kerja, mendorong pertumbuhan industri kecil, serta menggerakkan sektor-sektor ekonomi lainnya,” ujarnya.

Kabupaten Lampung Selatan memiliki potensi besar di sektor pertanian dengan komoditas unggulan seperti kelapa sawit, kopi, cengkeh, serta berbagai buah-buahan lokal. Konsep agroeduwisata yang dikembangkan akan mengintegrasikan kegiatan pertanian, edukasi, dan wisata, sehingga pengunjung dapat belajar langsung mulai dari proses budidaya, panen, hingga pengolahan hasil pertanian.

Pengembangan agroeduwisata ini direncanakan terpusat di kawasan sekitar Kota Kalianda sebagai bagian dari pembangunan ibu kota kabupaten menuju kawasan pariwisata premium.

Berbagai fasilitas pendukung akan disiapkan, seperti kebun edukasi, pusat pelatihan pertanian modern, serta ruang interaksi antara wisatawan dan petani lokal.

Selain meningkatkan daya tarik wisata, program ini juga diharapkan mampu menambah nilai produk pertanian lokal, memberikan pelatihan, serta menciptakan sumber pendapatan baru bagi masyarakat sekitar.
Saat ini, Bupati bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terus melakukan promosi jemput bola guna memperkenalkan potensi Lampung Selatan kepada investor nasional, khususnya untuk pengembangan kawasan pariwisata di Kota Kalianda.

- Advertisement -


“Seluruh elemen masyarakat dan pemerintah harus saling bersinergi untuk mendorong kemajuan daerah, sejalan dengan jargon Bupati Lampung Selatan Bisa,” tutup Rio Gismara.

(Red)

Share This Article
Tidak ada komentar
error: Sory bro, berita ini gak bisa di copy paste !!!