Hadiri Abpednas Jaga Desa Award 2026, Bupati Egi Tegaskan Komitmen Lampung Selatan Cegah Korupsi Desa

Hendra Wijaya
3 Min Read

Loading

LampungID.Com, JAKARTA – Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menghadiri malam apresiasi dan penganugerahan Abpednas Jaga Desa Award 2026 yang digelar di Grand Ballroom Hotel Fairmont Jakarta, Minggu malam (19/4/2026).

Kehadiran Bupati Egi menjadi bentuk dukungan nyata Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan terhadap penguatan tata kelola pemerintahan desa yang transparan, akuntabel, dan berintegritas, sekaligus upaya konkret dalam pencegahan korupsi di tingkat desa.

Ajang Abpednas Jaga Desa Award 2026 merupakan penghargaan bagi desa-desa terbaik yang dinilai unggul dalam pengelolaan keuangan serta kepatuhan penggunaan aplikasi Jaga Desa. Selain apresiasi, kegiatan ini juga menjadi sarana evaluasi dan motivasi bagi pemerintah desa untuk terus meningkatkan kinerja pelayanan dan tata kelola pemerintahan.

- Advertisement -

Program Jaksa Garda Desa (Jaga Desa) sendiri merupakan kolaborasi antara Kejaksaan Republik Indonesia dan Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (Abpednas). Sejak diluncurkan pada 2023, program ini dinilai efektif sebagai langkah preventif dalam mengawal pemerintahan desa yang bersih dan profesional.

Jaksa Agung RI sekaligus Ketua Dewan Pembina Abpednas, ST Burhanuddin, dalam sambutannya menegaskan bahwa pembangunan desa merupakan fokus strategis pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan dan mendorong pemerataan ekonomi nasional.

“Abpednas hadir sebagai garda terdepan dalam memperkuat peran Badan Permusyawaratan Desa untuk menyalurkan aspirasi masyarakat serta menjaga nilai-nilai demokrasi di desa,” ujarnya.

Burhanuddin juga menekankan pentingnya sinergi antara Abpednas dan Kejaksaan, khususnya melalui Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen, dalam memastikan penyelenggaraan pemerintahan desa berjalan sesuai koridor hukum. Menurutnya, program Jaga Desa merupakan wujud kehadiran negara dalam memberikan pendampingan agar pengelolaan pemerintahan desa berlangsung transparan dan bebas dari penyimpangan.

“Kita tidak hanya memberikan penghargaan, tetapi juga menumbuhkan semangat berinovasi dalam mewujudkan tata kelola desa yang baik. Saya berharap tidak ada lagi praktik tercela, terutama korupsi di desa,” tegasnya.

- Advertisement -

Ia juga mengingatkan agar tidak terjadi kriminalisasi terhadap aparat desa, seraya mengajak seluruh pihak menjaga integritas dalam setiap proses pembangunan.

Sementara itu, Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama menegaskan bahwa program Jaga Desa sejalan dengan arah kebijakan Pemkab Lampung Selatan dalam memperkuat integritas pemerintahan desa.

Pada 2026, pihaknya mulai mendorong program Lamsel Betik (Lampung Selatan Bebas Transaksi Ilegal dan Korupsi) sebagai langkah konkret pencegahan penyimpangan di tingkat desa.

- Advertisement -

Kehadiran Bupati Egi dalam ajang nasional tersebut diharapkan dapat memacu desa-desa di Lampung Selatan untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan desa yang bersih, transparan, dan berdaya saing. (Red/Kmf)

Share This Article
Tidak ada komentar
error: Sory bro, berita ini gak bisa di copy paste !!!