![]()
LAMPUNGID.COM, Kalianda— Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan meluncurkan Program Desa Helau sebagai langkah strategis untuk mempercepat pembangunan desa berbasis akar rumput. Program ini dirancang sebagai peta jalan menuju desa yang mandiri, berdaya saing, dan berkelanjutan.
Desa Helau mengusung lima pilar utama pembangunan, yakni Hijau, Elok, Lestari, Aman, dan Unggul. Kelima pilar tersebut menjadi kerangka kerja terpadu yang mencakup penataan lingkungan, estetika desa, pelestarian sumber daya alam dan budaya, keamanan dan ketertiban, serta peningkatan kualitas pelayanan publik dan kemandirian ekonomi desa.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Lampung Selatan (DPMD) Lampung Selatan, Erdiyansyah, yang juga menjabat sebagai Ketua Satuan Tugas Program Desa Helau, menegaskan bahwa program ini merupakan gerakan kolektif lintas sektor.
“Desa Helau bukan sekadar program seremonial, melainkan gerakan bersama. Desa menjadi pusat pembangunan yang melibatkan lintas sektor, mulai dari KPM, perangkat daerah, hingga inspektorat,” ujarnya.
Untuk memastikan pelaksanaan berjalan efektif dan terukur, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan membentuk Satuan Tugas Desa Helau secara berjenjang hingga tingkat kecamatan. Setiap desa diwajibkan memenuhi 55 indikator penilaian dengan bukti nyata berupa dokumentasi digital. Seluruh proses pemantauan dilakukan berbasis teknologi guna meminimalkan laporan administratif tanpa realisasi di lapangan.
Saat ini, Program Desa Helau telah memasuki tahap penginputan dan verifikasi data. Dari ratusan desa yang mengikuti program, 40 desa terbaik akan diseleksi untuk melaju ke tahap nominasi, sekaligus mendorong terciptanya kompetisi sehat antar desa.
Dari sisi pendanaan, program ini mengedepankan efisiensi anggaran. APBD difokuskan pada penguatan kapasitas dan pendampingan, sementara APBDes diarahkan untuk penataan lingkungan dan implementasi langsung di desa.
“Targetnya sederhana, namun berdampak besar. Desa menjadi lebih tertata, masyarakat semakin peduli, dan pembangunan benar-benar dirasakan manfaatnya,” tambah Erdiyansyah.
Melalui Program Desa Helau, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan menegaskan komitmennya untuk membangun daerah dari desa sebagai fondasi utama pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.(Red)
