Sempat Panik!!! Saat Instalasi listrik UPTD WIL II Samsat Kalianda Kebakaran, Pelayan Sempat Lumpuh

Hendra Wijaya
4 Min Read

Loading

LAMPUNGID.COM, KALIANDA — Suasana panik dan tegang melanda kantor Samsat Kabupaten Lampung Selatan pada hari ini, setelah termis instalasi tiba-tiba terbakar di dalam ruangan. Kejadian tersebut seketika melumpuhkan seluruh aktivitas pelayanan, sehingga warga yang datang jauh-jauh untuk membayar pajak kendaraan bermotor terpaksa pulang kecewa karena layanan berhenti total.

Saat kejadian berlangsung, puluhan warga sedang mengantri di dalam ruangan untuk mengurus administrasi dan pembayaran pajak kendaraan. Tiba-tiba muncul asap tebal disertai api dari unit termis/instalasi yang berada di ruang pelayanan.

Melihat percikan api dan asap yang mulai mengepul, warga yang sedang antre langsung berlarian keluar ruangan dengan panik. Mereka ketakutan api akan meluas dan menimbulkan ledakan serta kebakaran hebat yang bisa membahayakan keselamatan semua orang yang ada di lokasi. Suasana menjadi sangat kacau dan penuh kepanikan.

- Advertisement -

Beruntung, insiden tersebut dapat segera ditangani berkat kesigapan Briptu Deni Imada, anggota Kepolisian dari Polres Lampung Selatan yang saat itu tengah melaksanakan tugas pengamanan di Kantor Samsat Kalianda. Tanpa ragu, Briptu Deni Imada langsung bergerak melakukan upaya pemadaman awal sehingga kobaran api berhasil dikendalikan sebelum membesar dan menjalar ke bagian bangunan lainnya. Tindakan cepat tersebut menjadi faktor penting dalam mencegah kebakaran yang berpotensi menimbulkan kerusakan yang lebih luas.

Segera setelah api dipadamkan, para pegawai Samsat langsung menghubungi petugas PLN untuk mematikan aliran listrik dan memeriksa instalasi guna mencegah risiko kebakaran kembali terjadi. Langkah ini diambil demi keamanan dan memastikan tidak ada hubungan arus pendek lain yang dapat memicu bahaya.

Berkesigapan dan kecepatan tanggap Bapak Imanda serta langkah cepat pegawai Samsat menghubungi PLN, kerugian dan korban jiwa dapat dihindari. Namun dampak dari kejadian tersebut, seluruh sistem pelayanan Samsat menjadi lumpuh total. Pegawai tidak dapat bekerja sama sekali karena ruangan masih berasap dan area terbakar belum aman untuk digunakan.

Banyak warga yang datang dari tempat cukup jauh dengan waktu yang sudah disiapkan khusus untuk mengurus pajak kendaraan, terpaksa harus pulang dengan tangan kosong dan merasa sangat kecewa.

“Sudah datang dari pagi, jauh-jauh dari desa, tiba-tiba ada kebakaran. Antrean sudah panjang, lalu kami semua disuruh keluar karena takut meledak. Sangat kecewa, harus datang lagi lain hari,” ungkap salah satu warga yang antre.

- Advertisement -

Warga berharap pihak pengelola Samsat segera melakukan perbaikan fasilitas yang rusak, berkoordinasi dengan PLN terkait kelistrikan, serta memberikan informasi jelas kapan pelayanan akan kembali normal.

  • Penyebab api: Korsleting/kerusakan termis/di ruang pelayanan
  • Pelayanan: LUMPUH TOTAL sementara waktu
  • Penanganan api: Dipadamkan langsung oleh Bapak Imanda (Polisi bertugas di Samsat) menggunakan APAR/air
  • Tindakan lanjut: Pegawai Samsat langsung menghubungi petugas PLN untuk pemeriksaan kelistrikan
  • Korban jiwa: Tidak ada
  • Kerugian: Peralatan terbakar, gangguan pelayanan, dan ketidaknyamanan warga

Kepala UPT Samsat kalianda, Dra. Cinthia Pandanwangi, M.H, mengatakan dirinya mengetahui kejadian dikabarkan oleh pegawai yang ada di kantor, sebab dirinya sedang keluar.

” Saya sedang ada pendampingan di luar, dan di kabari oleh pegawai,
Namun yang berada di kantor tanggap cepat mengatasi api yang ada di instalasi.” Ucap cinthia saat di wawancarai.

- Advertisement -

Diharapkan pimpinan Samsat segera meninjau ulang seluruh instalasi listrik dan peralatan bekerja sama dengan PLN, guna mencegah risiko kebakaran di masa mendatang, serta mengumumkan jadwal pemulihan layanan agar warga tidak kembali kecewa. (Red)

Share This Article
Tidak ada komentar