KANTAH LAMPUNG SELATAN STUDI TIRU KE SRAGEN, DALAMI TRANSFORMASI KEWILAYAHAN DAN INTEGRASI NIB–NOP

Hendra Wijaya
3 Min Read

Loading

LAMPUNGID.COM, SRAGEN – Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Lampung Selatan melaksanakan studi tiru dan kunjungan komparatif ke Kantor Pertanahan Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, pada 3 September 2026.
Kunjungan yang diikuti 15 orang tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat transformasi organisasi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan pertanahan di Kabupaten Lampung Selatan.


Fokus utama kunjungan mencakup penerapan struktur organisasi dan tata kerja (SOTK) berbasis kewilayahan, integrasi Nomor Identifikasi Bidang (NIB) dan Nomor Objek Pajak (NOP), serta pembelajaran terhadap sejumlah inovasi pelayanan yang telah diterapkan di Kantah Kabupaten Sragen.


Dalam kunjungan tersebut, jajaran Kantah Lampung Selatan mempelajari penerapan sistem kewilayahan yang dilakukan Kantah Sragen. Wilayah kerja yang mencakup 20 kecamatan dibagi menjadi enam wilayah, dengan penyesuaian penataan pegawai, ruang kerja, front office, back office hingga alur pelayanan.

- Advertisement -


Transformasi tersebut juga didukung pelimpahan kewenangan, pengaturan profil wilayah, sinkronisasi kewenangan pelayanan serta pemanfaatan Tanda Tangan Elektronik (TTE).


Konsep tersebut diarahkan untuk menciptakan pelayanan pertanahan yang lebih pasti, cepat, mudah, transparan dan terintegrasi.


Selain aspek organisasi, studi tiru juga mendalami inovasi INSPIRA TANAH (Integrasi e-SPPT PBB dan Sertifikat Tanah). Inovasi tersebut merupakan bentuk kolaborasi Pemerintah Kabupaten Sragen dengan Kantor Pertanahan Kabupaten Sragen dalam mengintegrasikan data pertanahan dengan data perpajakan daerah.


Melalui sistem tersebut, data e-SPPT PBB dapat disesuaikan dengan data sertipikat tanah yang diterbitkan.


Hingga 3 September 2026, tercatat sebanyak 20.638 e-SPPT telah diproses dan disesuaikan dengan data sertipikat tanah.

- Advertisement -


Integrasi data tersebut dinilai memberikan sejumlah manfaat, antara lain meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, memudahkan proses penagihan pajak, mendorong kepatuhan wajib pajak, serta mendukung pembaruan data pertanahan dan perpajakan secara lebih cepat.


Bagi Kantah Lampung Selatan, pengalaman Kantah Sragen menjadi bahan pembelajaran untuk melihat kemungkinan penerapan praktik serupa yang dapat disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan daerah.


Studi tiru tersebut diharapkan dapat memberikan best practice yang adaptif dan aplikatif dalam mendukung transformasi kewilayahan sekaligus membangun integrasi data NIB–NOP bersama Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan.

- Advertisement -


Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen Kantah Lampung Selatan untuk terus mendorong inovasi dan transformasi pelayanan pertanahan agar semakin cepat, efektif, transparan dan akuntabel.


Pada akhirnya, integrasi data dan pembenahan tata kelola pelayanan diharapkan dapat memberikan kemudahan yang lebih nyata bagi masyarakat.
Melayani, Profesional, Terpercaya.(red/nb)

Share This Article
Tidak ada komentar