LAMPUNG INDONESIA.Com,Lampung Selatan –Kapal Motor Penumpang (KMP) SMS Sagita mengalami insiden kandas di perairan Pulau Rimau Balak, Kecamatan Ketapang, Lampung Selatan, pada Rabu (19/11/2025) sekitar pukul 11.10 WIB
Insiden terjadi saat kapal bertolak dari Pelabuhan Merak menuju Bakauheni pada pukul 11.00 WIB. Memasuki perairan Pulau Rimau Balak, kondisi cuaca memburuk akibat hujan deras dan kabut tebal yang menurunkan jarak pandang hingga 5–10 meter. Angin kencang mencapai 25 knot dari arah selatan serta arus kuat 14–17 knot dari utara ke selatan semakin memperburuk kondisi pelayaran.
Cuaca ekstrem membuat nahkoda menurunkan kecepatan untuk menjaga keselamatan pelayaran. Namun, terbatasnya jarak pandang dan kuatnya arus menyebabkan kapal kandas di Tanjung Pulau Rimau Balak.
Pada pukul 12.40 WIB, dua kapal tugboat—TB Merak dan TB Dua Tiga—tiba di lokasi untuk melakukan proses evakuasi. Penarikan dilakukan secara hati-hati mengingat gelombang laut yang masih tidak stabil.
Sekitar pukul 13.15 WIB, KMP SMS Sagita berhasil ditarik keluar dari area kandas. Proses evakuasi berlangsung aman dan terkendali tanpa adanya korban jiwa.
Usai dievakuasi, kapal diarahkan sandar di Dermaga 1 Pelabuhan Bakauheni untuk proses pembongkaran penumpang dan kendaraan.Pihak kapal melaporkan insiden ini kepada VTS Merak–Bakauheni dan berkoordinasi dengan sejumlah pihak, antara lain:
Basarnas Pos SAR Bakauheni
KSOP Pelabuhan Bakauheni
ASDP Bakauheni
Ditpolair Polda Lampung
Lanal Lampung
Kasat Polair Polres Lampung Selatan, IPTU Panpan H. SH, membenarkan kejadian tersebut dan memastikan situasi sepenuhnya terkendali.
“Evakuasi menggunakan dua tugboat, yakni Tugboat Merak dan Tugboat Dua Tiga. Seluruh penumpang dalam kondisi aman,” ujarnya.(Red)
