LAMPUNG INDONESIA.Com, LAMPUNG SELATAN Aksi cepat dan berani ditunjukkan Aipda Deni Meydistira, Bhabinkamtibmas Desa Tejang Pulau Sebesi, Kecamatan Rajabasa, saat mengamankan S, buronan kasus pencurian uang Rp600 juta asal Jakarta Barat. Penangkapan dilakukan di wilayah kepulauan terpencil yang hanya dapat diakses melalui jalur laut.
Peristiwa itu terjadi pada Jumat (28/11/2025) malam, sekitar pukul 22.00 WIB, setelah Aipda Deni menerima laporan dari Polda Metro Jaya yang melacak pelarian S hingga Lampung Selatan. Menindaklanjuti laporan tersebut, Polsek Kalianda menerbitkan sprint untuk melakukan pengecekan dan penindakan segera.
Pelaku diketahui melarikan diri ke Pulau Sebesi bersama istrinya karena memiliki keluarga di wilayah tersebut. “Dari informasi yang diterima, pelaku diduga kuat berada di Desa Tejang. Kami langsung melakukan pencarian dan penindakan,” ujar Aipda Deni.
Kasus pencurian itu bermula ketika korban, AFR, warga Jakarta Selatan, menitipkan kunci kamar apartemen kepada pelaku yang bekerja sebagai sopir pribadi. Korban meminta pelaku membersihkan kamar, namun beberapa jam kemudian S tidak kembali menjemput seperti biasa. Curiga, korban mengecek apartemen dan mendapati uang Rp600 juta yang disimpan di lemari telah hilang. S langsung kabur menuju Lampung Selatan.
Proses pengamanan pelaku berlangsung penuh risiko. Penjemputan dilakukan menggunakan perahu kecil yang dikemudikan tiga warga, menembus gelap malam dan ombak tinggi menuju Dermaga Canti. Salah seorang warga yang turut membantu menyebut perjalanan itu “bukan hal mudah, karena ombak cukup tinggi dan kondisi sangat gelap.”
Aksi cepat tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat setempat. Warga menilai kehadiran polisi di wilayah kepulauan memberikan rasa aman bagi masyarakat yang tinggal di daerah terpencil.
Setibanya di daratan, pelaku langsung dibawa ke Polres Lampung Selatan untuk menjalani penahanan sementara sebelum proses serah terima kepada Polda Metro Jaya.
Kapolsek Kalianda, Iptu Sulyadi, menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kolaborasi antara petugas dan masyarakat Pulau Sebesi. “Partisipasi warga sangat membantu mempercepat proses penangkapan,” ujarnya
Penangkapan buronan di wilayah terpencil ini menjadi bukti komitmen Polri bahwa tidak ada lokasi yang terlalu jauh untuk dijangkau dalam upaya penegakan hukum. “Keamanan adalah tanggung jawab bersama. Terima kasih kepada warga Pulau Sebesi yang telah membantu,” kata Iptu Sulyadi. (Hum/HP)
