LAMPUNG INDONESIA.Com,Lampung Selatan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Lampung Selatan resmi memasuki babak kepemimpinan baru. Melalui Konferensi Kabupaten (Konferkab) IX yang digelar di Grand Elty Krakatoa, Kalianda, Kamis (14/1/2026), Edwin Apriandi dipercaya menahkodai organisasi profesi wartawan tersebut untuk masa bakti 2026–2029.
Konferensi Kabupaten IX ini menjadi forum tertinggi PWI di tingkat kabupaten yang tidak hanya berfungsi sebagai ajang pemilihan ketua, tetapi juga ruang evaluasi serta perumusan arah kebijakan organisasi ke depan.
Mengusung tema “Mewujudkan Wartawan yang Profesional dan Bermartabat Menuju Lampung Selatan Maju”, konferensi tersebut menegaskan komitmen PWI Lampung Selatan dalam menjaga kualitas dan integritas jurnalistik di tengah dinamika informasi yang semakin cepat dan kompleks.
Proses penetapan ketua berlangsung secara musyawarah mufakat setelah salah satu bakal calon, Amir Saripudin, menyampaikan pengunduran diri dari bursa pencalonan, forum secara bulat menetapkan Edwin Apriandi sebagai ketua terpilih. Keputusan aklamasi tersebut disepakati seluruh peserta Konferkab tanpa melalui mekanisme pemungutan suara.
Usai ditetapkan, Edwin Apriandi menyampaikan rasa terima kasih serta penghargaan kepada seluruh anggota PWI Lampung Selatan atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia menilai amanah tersebut bukan sekadar posisi struktural, melainkan tanggung jawab moral untuk menjaga marwah organisasi sekaligus meningkatkan peran wartawan di daerah.
“Kepercayaan ini adalah amanah besar. PWI harus menjadi rumah bersama bagi para wartawan, tempat bertumbuhnya profesionalisme, etika, dan solidaritas,” ujar Edwin dalam sambutannya.
Edwin juga menekankan pentingnya menjaga kekompakan internal organisasi sebagai fondasi utama dalam menghadapi tantangan dunia pers yang terus berkembang, termasuk arus digitalisasi, tuntutan akurasi informasi, serta menjaga independensi dalam menjalankan tugas jurnalistik.
Menurutnya, PWI Lampung Selatan perlu tampil sebagai organisasi yang kuat secara kelembagaan, berwibawa secara etik, serta konsisten menjalankan fungsi kontrol sosial. Di sisi lain, PWI juga diharapkan mampu menjadi mitra strategis yang kritis dan konstruktif dalam mendukung pembangunan daerah.
Dengan dimulainya masa bakti kepengurusan periode 2026–2029, PWI Lampung Selatan di bawah kepemimpinan Edwin Apriandi diharapkan mampu melahirkan program-program pembinaan wartawan yang berkelanjutan, memperkuat solidaritas sesama anggota, serta menjaga peran pers sebagai pilar demokrasi yang berpihak pada kepentingan publik. (Red)
