Ketua DPD LPKSM GML Kecam Dugaan Kelalaian SPPG: Anak Keracunan, Program MBG Terancam Gagal Fungsi

2 Min Read

LAMPUNG INDONESIA.Com,DPD LPKSM–GML Kabupaten Lampung Selatan memberikan tanggapan resmi atas dugaan keracunan makanan yang menimpa sejumlah siswa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMP Negeri 2 Kalianda, di mana lima siswa harus mendapatkan perawatan di RSUD Bob Bazar Kalianda akibat mual, pusing, dan muntah. Makanan yang dikonsumsi para siswa diduga berasal dari distribusi SPPG Yayasan Rumah Bersama, Kelurahan Way Urang 1.

Ketua DPD LPKSM–GML, Husni Piliang, menyampaikan kecaman keras terhadap insiden ini dan menegaskan bahwa keselamatan anak-anak tidak boleh menjadi korban kelalaian penyedia program MBG. Kasus ini menjadi perhatian serius setelah muncul dugaan pelanggaran SOP Badan Gizi Nasional, buruknya standar kebersihan, serta temuan lapangan berupa tumpukan sampah berbau busuk di area produksi, yang mengindikasikan gagalnya penerapan higienitas dan sanitasi dasar.

LPKSM–GML juga menyesalkan sikap tertutup pihak SPPG yang enggan memberikan keterangan kepada media. Dalam kasus yang menyangkut keselamatan anak, transparansi adalah kewajiban, bukan pilihan.

Sehubungan dengan itu, LPKSM–GML menyatakan langkah-langkah berikut:

1. Berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan, Badan Gizi Nasional, kepolisian, dan pihak sekolah untuk memastikan proses investigasi berlangsung terbuka, objektif, dan tanpa intervensi.

2. Memberikan pendampingan hukum kepada korban dan orang tua jika terbukti terdapat kelalaian atau pelanggaran hukum sesuai UU Perlindungan Konsumen No. 8 Tahun 1999.3. Mendesak pemerintah daerah untuk memperketat pengawasan seluruh SPPG agar standar keamanan pangan diterapkan secara ketat mulai dari bahan baku, pengolahan, penyimpanan sampai distribusi.

Program MBG bertujuan meningkatkan kesehatan siswa — bukan justru mencelakakan mereka. Karena itu, LPKSM–GML menegaskan bahwa:Setiap bentuk kelalaian yang merugikan dan membahayakan anak-anak tidak akan kami tolerir.(red)

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Sory bro, berita ini gak bisa di copy paste !!!
Exit mobile version