“Jangan Malas Like & Share!” Kominfo Lamsel Gaspol Lawan Hoaks, Siapkan Layanan WA untuk Warga

Hendra Wijaya
3 Min Read

Loading

LampungID.Com, Kalianda– Gebrakan baru dilakukan Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Lampung Selatan. Lewat kegiatan optimalisasi pengelolaan media sosial di lingkungan Pemerintah kabupaten Lampung Selatan pada Rabu, (8/4/2027), Kominfo menegaskan perang terbuka melawan hoaks sekaligus menggenjot digitalisasi layanan publik.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Krakatau ini diikuti para pejabat OPD hingga kecamatan, sebagai langkah serius memperkuat komunikasi pemerintah di era digital.

Plt Kepala Dinas Kominfo, Hendry Kurniawan menegaskan peran Kominfo kini bukan sekadar pelengkap, tetapi garda terdepan informasi pemerintah.
“Kominfo harus jadi juru bicara, meluruskan hoaks, dan mendorong digitalisasi di semua lini,” tegasnya.

- Advertisement -

Isu-isu sensitif seperti kabar miring soal PPPK disebut harus segera diluruskan agar tidak menyesatkan masyarakat.

Yang paling mencuri perhatian, Kominfo tengah menyiapkan layanan “Hallo Lamsel”—platform digital berbasis WhatsApp.

Lewat layanan ini, masyarakat bisa:
Minta bantuan pemadam kebakaran
Mengurus dokumen
Mengakses layanan pemerintah lainnya.

Namun Hendry mengingatkan, layanan ini harus patuh SOP dan cepat ditindaklanjuti.
“Jangan sampai niat baik malah jadi blunder karena lambat ditangani,” terang Hendry Kurniawan Kominfo.

Dalam sesi yang langsung menyita perhatian, pemateri Kominfo, Abdul Aziz, melontarkan pesan
“Jangan malas, jangan pelit like, komentar, dan share!”beber aziz Pemateri dihadapan para OPD.

- Advertisement -

Menurutnya, keberhasilan informasi pemerintah sangat bergantung pada kolaborasi semua admin OPD.

Semakin aktif interaksi:
Semakin tinggi jangkauan konten
Semakin cepat informasi sampai ke masyarakat
Semakin kuat citra pemerintah. Kominfo juga membongkar strategi penting diantaranya:

Jangan upload konten serentak di banyak akun
Beri jeda agar algoritma tetap optimal
Balas komentar dengan cepat, Manfaatkan story dan berbagai platform

- Advertisement -

Tujuannya satu: konten pemerintah tidak tenggelam, tapi viral dan berdampak.

Tak kalah pentingnya, Kominfo Lampung Selatan resmi memperkenalkan city branding Lampung Selatan sebagai identitas baru daerah.

Seluruh OPD diwajibkan:
Menggunakan logo baru di semua publikasi
Menghapus penggunaan logo lama
Menjaga keseragaman identitas daerah
Logo ini mencerminkan kekuatan Lampung Selatan: gunung, laut, budaya, hingga potensi pariwisata.

Langkah tegas lainnya, Kominfo akan menerapkan evaluasi rutin media sosial OPD.
Setiap aktivitas akan dipantau:

Upload konten
Like, komentar, share
Dokumentasi harian
Hasilnya? Akan jadi rapor bulanan kinerja digital OPD.

Langkah Kominfo Lampung Selatan ini bukan sekadar kegiatan seremonial. Ini adalah alarm keras bagi OPD untuk berubah dan adaptif di era digital.

Jika dijalankan serius:
Layanan publik bisa lebih cepat
Informasi lebih transparan
Hoaks bisa ditekan
Kepercayaan masyarakat meningkat.

Satu pesan yang paling membekas: “Jangan mager! Karena dari klik kecil-dampaknya bisa besar untuk masyarakat.” pungkasnya.(Red/kmf)

Share This Article
Tidak ada komentar
error: Sory bro, berita ini gak bisa di copy paste !!!