![]()
LAMPUNGID.COM, Lampung Selatan – Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Lampung Selatan terus melaksanakan pemeliharaan dan pembangunan infrastruktur jalan di sejumlah wilayah. Berdasarkan rekapitulasi kegiatan, total nilai pekerjaan pemeliharaan rutin jalan tercatat sebesar Rp185.937.143.497, dengan progres fisik keseluruhan mencapai 100 persen.
Kegiatan tersebut tersebar di sejumlah wilayah Kabupaten Lampung Selatan, antara lain
Kalianda, Rajabasa, Bakauheni, Ketapang, Sidomulyo, Way Panji, Tanjung Bintang, Tanjung Sari, serta sejumlah wilayah lainnya.
Sejumlah ruas jalan telah rampung. Di antaranya Jalan A. Yani Kalianda, Kenyayan–Kawasan Wisata Tanjung Tua, Sp. Kantor Camat Rajabasa–Kantor Camat Rajabasa, Talang Jawa–Batas Lampung Timur, Terusan Jalan A. Yani, Way Harong–Sp. Sidoharjo, serta Sp. 4 Ketapang–Dermaga TPI Ketapang.
Sementara itu, sejumlah ruas lainnya masih dalam tahap penyelesaian.
Ruas Sri Pendowo–Sumber Wangi tercatat telah mencapai progres 95,48 persen, sedangkan Pematang Pasir–Kedaung mencapai 98,45 persen.
Kemudian, pekerjaan Kota Dalam–Sp. Siring Jaha mencapai progres 70,45 persen, sementara ruas Bakti Rasa–Gandri berada pada angka 71 persen.Beragam Pekerjaan Teknis
Pemeliharaan rutin yang dilaksanakan Dinas PUPR mencakup sejumlah pekerjaan teknis untuk menjaga kondisi dan fungsi jalan, antara lain pekerjaan galian siring, pekerjaan beton, Lapis Pondasi Agregat (LPA), pekerjaan CAP, pengadaan material bahan jalan, hingga penyediaan jasa peralatan untuk menunjang pekerjaan di lapangan.
Untuk kegiatan pengadaan material bahan jalan, nilai pekerjaan tercatat sekitar Rp1,1 miliar, dengan progres pelaksanaan mencapai 70 persen.Realisasi APBD Capai 82,35 Persen
Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Lampung Selatan, Hasanuddin, mengatakan realisasi kegiatan yang bersumber dari APBD Kabupaten Lampung Selatan telah mencapai 82,35 persen.
Menurutnya, capaian tersebut merupakan akumulasi dari sejumlah kegiatan. Sebagian kegiatan telah mencapai realisasi 100 persen, sementara beberapa pekerjaan fisik di lapangan juga telah memasuki tahapan PHO (Provisional Hand Over) dan sebagian lainnya masih dalam proses PHO.
“Untuk anggaran APBD sudah mencapai 82,35 persen. Artinya, untuk anggaran APBD realisasinya tinggal sedikit lagi.
Sebagian kegiatan sudah mencapai 100 persen, kemudian untuk pekerjaan fisik di lapangan juga sudah ada yang PHO dan sebagian lainnya masih dalam proses PHO,” ujar Hasanuddin.
Pekerjaan Fisik Melalui PT SMI Baru 9 PersenDi sisi lain, pekerjaan fisik yang pembiayaannya melalui pinjaman PT Sarana Multi Infrastruktur (PT SMI) hingga saat ini tercatat baru mencapai 9 persen.
Hasanuddin mengatakan, meskipun progres fisik pekerjaan melalui PT SMI masih berada pada angka tersebut, penyelesaiannya tetap menjadi target pada tahun anggaran 2026.
“Untuk kegiatan fisik pinjaman melalui PT SMI baru mencapai 9 persen. Artinya, untuk pekerjaan fisik melalui PT SMI tetap kita rampungkan juga tahun 2026 untuk fisik pembangunannya,” tegas Hasanuddin.
Ia menegaskan, seluruh pekerjaan fisik yang masih berjalan akan terus didorong agar dapat diselesaikan pada tahun ini. “Insyaallah tahun ini kita rampungkan dan selesaikan semua pekerjaan fisik di lapangan,” kata Hasanuddin.
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Lampung Selatan terus melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan pekerjaan di lapangan untuk memastikan setiap kegiatan berjalan sesuai tahapan dan target yang telah ditetapkan.
Dengan berjalannya berbagai program tersebut, pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur jalan diharapkan dapat menjaga kondisi ruas jalan sekaligus mendukung kelancaran mobilitas masyarakat, distribusi barang, serta konektivitas antarwilayah di Kabupaten Lampung Selatan.(Red)
