Gerak Cepat Damkarmat Lampung Selatan Padamkan Kebakaran Rumah di Way Urang, Sefri Imbau Warga Waspada Bahaya Korsleting Listrik

Hendra Wijaya
4 Min Read

Loading

LAMPUNGID.COM Kalianda– Kesigapan personel Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Lampung Selatan kembali berhasil mencegah kebakaran rumah meluas. Sebuah rumah milik warga di belakang Cucian Romi, samping Masjid Agung, Kelurahan Way Urang, Kecamatan Kalianda, berhasil diselamatkan setelah petugas bergerak cepat memadamkan kobaran api pada Sabtu (8/8/2026) pagi.


Laporan pertama diterima Posko Damkarmat Kalianda pada pukul 06.00 WIB dari Kasi Pencegahan dan Inspeksi Damkar, Yus Baimbang, SKM., MKM., MH. yang menginformasikan adanya kebakaran rumah di lokasi tersebut.


Tanpa menunggu lama, satu menit setelah laporan diterima, personel Damkarmat langsung bergerak menuju lokasi dengan menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap serta mengerahkan dua unit mobil pemadam, yakni Ranpur Kajama dan Krakatau 01.

- Advertisement -


Petugas tiba di lokasi pada pukul 06.05 WIB dan segera melakukan upaya pemadaman. Setelah berjibaku selama hampir dua jam, kobaran api berhasil dikendalikan dan dinyatakan padam sepenuhnya pada pukul 08.00 WIB.


Berdasarkan hasil penanganan di lapangan, kebakaran diduga dipicu oleh korsleting arus listrik yang memunculkan api dari bagian plafon salah satu kamar rumah. Berkat respons cepat personel Damkarmat, api berhasil dilokalisir sehingga tidak sempat merambat ke seluruh bangunan maupun rumah di sekitarnya.
Pemilik rumah, Rio, menyampaikan apresiasi atas kecepatan respons Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan dalam menangani musibah tersebut.


“Terima kasih kepada Dinas Damkarmat Lampung Selatan yang bergerak sangat cepat sehingga api tidak sempat membesar. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Dinas Sosial, BPBD, Camat Kalianda, dan seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan yang hadir serta menjalankan tugasnya masing-masing saat musibah ini terjadi,” ungkap Rio.


Setelah proses pemadaman selesai, petugas memastikan kondisi lokasi dalam keadaan aman. Pemilik rumah juga telah melakukan pembersihan serta perbaikan ringan terhadap bagian bangunan yang terdampak. Berdasarkan hasil asesmen di lapangan, korban tidak memerlukan bantuan material maupun logistik tanggap darurat.


Sementara itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Lampung Selatan, M. Sefri Masdian, S.Sos., mengingatkan masyarakat agar lebih meningkatkan kewaspadaan, terutama di tengah kondisi cuaca panas dan musim kemarau yang dapat meningkatkan risiko terjadinya kebakaran.

- Advertisement -


Menurutnya, sebagian besar kasus kebakaran masih dipicu oleh kelalaian manusia, seperti korsleting instalasi listrik, pembakaran sampah tanpa pengawasan, hingga kebiasaan membuang puntung rokok sembarangan.


“Kami mengimbau masyarakat agar menggunakan instalasi dan kabel listrik yang sesuai standar, tidak menumpuk penggunaan peralatan elektronik pada satu stop kontak, serta rutin memeriksa kondisi jaringan listrik di rumah,” ujar Sefri.


Ia juga mengingatkan masyarakat untuk tidak membakar sampah secara sembarangan. Apabila pembakaran memang harus dilakukan, api wajib dipastikan benar-benar padam sebelum lokasi ditinggalkan.

- Advertisement -


Selain itu, masyarakat diminta tidak membuang puntung rokok sembarangan, terutama di area yang dipenuhi rumput kering atau material mudah terbakar karena dapat menjadi pemicu kebakaran saat cuaca panas.


“Kebakaran dapat terjadi kapan saja, namun sebagian besar bisa dicegah apabila kita memiliki kepedulian dan kehati-hatian. Mari bersama-sama meningkatkan kewaspadaan demi melindungi keluarga, lingkungan, dan harta benda kita,” tegasnya.


Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa kecepatan respons petugas sangat penting dalam meminimalkan dampak kebakaran. Namun demikian, upaya pencegahan tetap menjadi langkah paling efektif agar musibah serupa tidak kembali terjadi di tengah musim kemarau yang masih berlangsung.(Red)

Share This Article
Tidak ada komentar