![]()
LAMPUNG SELATAN – Komitmen Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan dalam mempercepat pembangunan infrastruktur terus diwujudkan secara berkelanjutan. Melalui dukungan pembiayaan pinjaman daerah sebesar Rp100 miliar dari PT Sarana Multi Infrastruktur (PT SMI), sebanyak 20 ruas jalan kabupaten dengan total panjang penanganan sekitar 52 kilometer dipastikan siap memasuki tahap pelaksanaan pekerjaan fisik.
Program rekonstruksi jalan ini merupakan langkah strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas infrastruktur, memperkuat konektivitas antarwilayah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di berbagai kecamatan.
Kepala Dinas PUPR Kab. Lampung Selatan
Ir. Agnatius Syahrizal, S.T., M.T., IPP.
melalui Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Lampung Selatan, Hasanuddin, S.T., menegaskan bahwa seluruh tahapan pengadaan telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan dan mekanisme yang berlaku. Dengan selesainya proses lelang, proyek kini memasuki tahap persiapan pelaksanaan di lapangan.
Menurut Hasanuddin, berbagai masukan, saran, dan harapan masyarakat terhadap rencana pembangunan jalan tersebut telah menjadi perhatian pemerintah daerah sebagai bagian dari upaya menghadirkan pembangunan yang tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Untuk seluruh ruas jalan tersebut, proses lelang telah selesai dilaksanakan. Aspirasi masyarakat terkait rencana ini juga telah kami tampung dan perhatikan dengan baik. Selanjutnya, Dinas PUPR bersama seluruh jajaran pemerintah daerah akan berkolaborasi secara sinergis dalam pelaksanaan pekerjaan fisik, guna memastikan target penyelesaian infrastruktur dapat tercapai secara optimal, tepat mutu, dan tepat waktu,” ujar Hasanuddin.
Ia menambahkan bahwa pelaksanaan pembangunan akan mengedepankan kualitas pekerjaan serta pengawasan yang ketat, sehingga hasil pembangunan dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.
Selain meningkatkan kondisi jalan yang selama ini mengalami kerusakan, proyek ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan, mempercepat akses layanan publik, memperlancar distribusi hasil pertanian, perkebunan, perikanan, dan sektor perdagangan, serta mendorong tumbuhnya pusat-pusat ekonomi baru di wilayah Lampung Selatan.
Dengan meningkatnya kualitas infrastruktur jalan kabupaten, mobilitas masyarakat antar desa dan kecamatan diharapkan menjadi lebih efisien. Waktu tempuh distribusi barang dan jasa juga diperkirakan akan berkurang, sehingga dapat menekan biaya logistik dan meningkatkan daya saing ekonomi daerah.
Adapun 20 ruas jalan yang akan direkonstruksi melalui pendanaan pinjaman PT SMI tersebut meliputi:
Sidoluhur – Yogaloka (R.004), Kecamatan Ketapang.
Beringin Kencana – Purwodadi (R.118), Kecamatan Candipuro dan Way Sulam.
Simpang Sidoluhur – Banyumas (R.123), Kecamatan Candipuro.
Sukamarga – Sidowaluyo (R.086), Kecamatan Sidomulyo.
Karang Pucung – Sumber Agung (R.131), Kecamatan Way Sulam.
Simpang Babatan – Rejosari (R.091), Kecamatan Katibung.
Simpang Cerucuk – Cinta Mulyo (R.121), Kecamatan Candipuro.
Lubuk Dalam – Way Urang (R.068), Kecamatan Kalianda.
Simpang Banjar Agung – Way Hui (TVRI) (R.195), Kecamatan Jati Agung.
Mujuk Sempurna – Sidowaluyo (R.085), Kecamatan Kalianda dan Sidomulyo.
Sukadamai – Rulung Raya (R.219), Kecamatan Natar.
Gunung Terang – Merak Belantung (R.074), Kecamatan Kalianda.
Sidoreno – Way Megat (R.052), Kecamatan Way Panji dan Palas.
Puji Rahayu – Tanjung Harapan (R.150), Kecamatan Merbau Mataram.
Tanjung Sari – Muji Mulyo (R.213), Kecamatan Natar.
Simpang Opening – Simpang 4 Kantor Camat Tanjung Sari (R.171), Kecamatan Tanjung Sari.
Pasuruan – Gandri (R.034), Kecamatan Penengahan.
Merak Belantung – Bulok (R.071), Kecamatan Kalianda.
Banjarmasin – Rawi (R.058), Kecamatan Penengahan.
Beringin Kencana – Pamulihan (R.108), Kecamatan Way Sulam dan Candipuro.
Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan berharap seluruh pekerjaan rekonstruksi dapat dimulai sesuai jadwal dan diselesaikan tepat waktu. Kehadiran infrastruktur jalan yang lebih baik diharapkan memberikan dampak positif terhadap aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.
Program ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mempercepat pemerataan pembangunan hingga ke wilayah pedesaan, sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah sebagai fondasi utama dalam mendukung investasi, pengembangan sektor pertanian, pariwisata, perdagangan, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Dengan selesainya seluruh proses lelang, masyarakat kini menantikan dimulainya pekerjaan fisik di lapangan. Pemerintah Daerah Lampung Selatan dibawah kepemimpinan Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung pelaksanaan pembangunan agar berjalan lancar, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan oleh seluruh warga Lampung Selatan.(HR/AL)
