Pangeran David Merison Apresiasi Respons Cepat Pemprov Lampung Tinjau Jalan Way Muli Rajabasa

Hendra Wijaya
2 Min Read

Loading

LAMPUNGID.COM, Rajabasa — Respons cepat Pemerintah Provinsi Lampung terhadap keluhan masyarakat mengenai kondisi jalan rusak di Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan, mendapat apresiasi dari pemimpin adat Sai Batin Marga Rajabasa.


Pangeran David Merison, Pangikhan Punyimbang Agung, menyampaikan hal tersebut menyusul peninjauan langsung Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung Ir. M. Taufiqullah, S.T., M.T., bersama tim pada Rabu, 9 September 2026.
Peninjauan berlangsung di Desa Way Muli Induk, Kecamatan Rajabasa, tepatnya pada ruas jalan STA Kalianda–Kunjir–Gayam, yang selama ini dikeluhkan masyarakat karena kondisi jalan yang rusak.


David menilai, peninjauan langsung tersebut penting karena pemerintah dapat melihat kondisi jalan secara faktual sekaligus mengetahui persoalan yang dihadapi masyarakat.

- Advertisement -


“Kami berterima kasih atas respons cepat Pemprov Lampung. Pak Taufiqullah sudah menyempatkan waktu turun langsung bersama tim untuk melihat kondisi jalan yang selama ini dikeluhkan warga,” ujar David.


Menurut David, kerusakan jalan tersebut bukan hanya persoalan kenyamanan, tetapi juga menyangkut keselamatan pengguna jalan. Ia menyebut sejumlah kecelakaan tunggal telah dilaporkan terjadi di lokasi tersebut.


“Yang paling kami khawatirkan adalah keselamatan warga. Kami sering mendapat laporan kecelakaan tunggal, bahkan ada warga yang mengalami patah kaki dan tangan,” ungkapnya.


Mengingat tahun anggaran 2026 sudah mendekati akhir, David berharap hasil peninjauan tersebut dapat menjadi bahan pertimbangan dalam perencanaan penanganan pada 2027.


“Kami berharap jalan ini bisa menjadi salah satu prioritas penanganan di tahun 2027. Setidaknya pemerintah sudah melihat langsung kondisinya, sehingga mudah-mudahan ada tindak lanjut,” harapnya

- Advertisement -


David juga menyoroti peran media dalam mengawal persoalan tersebut. Menurutnya, pemberitaan menjadi salah satu sarana untuk menyampaikan keluhan warga hingga mendapat perhatian pemerintah.


“Kawan-kawan media sudah ikut menyuarakan dan mengawal aspirasi masyarakat. Alhamdulillah, keluhan warga akhirnya mendapat respons dari Pemprov Lampung, khususnya BMBK,” tuturnya.


Sebagai pemimpin adat Sai Batin Marga Rajabasa, David berharap persoalan infrastruktur yang menyangkut kepentingan dan keselamatan masyarakat dapat terus mendapat perhatian pemerintah.(red)

- Advertisement -
Share This Article
Tidak ada komentar