Sepekan Rumah Lansia di Ruguk Ludes Terbakar, Bantuan Tak Kunjung Datang Pemdes Dan Warga Bergerak Kumpulkan Rp12 Juta

Hendra Wijaya
3 Min Read

Loading

LampungID.Com, Ketapang— Musibah kebakaran yang menghanguskan rumah milik Tamong Hasan (80), warga Dusun Taman Harum RT 17/RW 07, Desa Ruguk, Kecamatan Ketapang, pada Senin sore 27 April lalu. menyisakan duka sekaligus kepedulian dari berbagai pihak. Insiden yang terjadi sekitar pukul 16.00 WIB itu diduga akibat korsleting listrik, dengan kerugian material ditaksir mencapai Rp 50.000 jutaan.

Berdasarkan informasi dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, api berhasil dipadamkan setelah pemerintah desa bersama warga dan petugas berjibaku mengendalikan kobaran. Proses pemadaman dinyatakan selesai tanpa adanya korban jiwa.

Sepekan pascakejadian, Pemerintah Desa Ruguk bergerak cepat dengan menggalang donasi untuk membantu korban.

- Advertisement -

Kepala Desa Ruguk, Saiful, S.E, menyampaikan bahwa langkah tersebut merupakan bentuk empati dan tanggung jawab sosial terhadap warganya yang tertimpa musibah.

“Kami mengajak seluruh perangkat desa dan RT untuk bersama-sama menggalang dana. Ini bentuk kepedulian kita agar korban bisa segera bangkit,” ujarnya.

Hasilnya, dalam waktu tiga hari penggalangan yang dimulai sejak Jumat hingga Minggu, dana sebesar Rp12.150.000 berhasil dihimpun. Donasi tersebut berasal dari pemerintah desa, masyarakat setempat, para donatur, hingga warga perantauan yang turut berpartisipasi, termasuk dukungan dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan sipil Kabupaten Tanggung.

Saiful menjelaskan, dana yang terkumpul akan segera digunakan untuk membeli material bangunan dan membangun kembali rumah korban. Rencana tersebut telah disepakati melalui musyawarah desa dan mendapat dukungan penuh dari keluarga korban serta masyarakat sekitar.

“Dana ini akan langsung kami realisasikan dalam bentuk material untuk pembangunan rumah. Harapannya, korban bisa segera kembali memiliki tempat tinggal yang layak,” tambahnya.

- Advertisement -

Meski demikian, pihak desa juga menyoroti belum adanya tindak lanjut dari sejumlah pihak terkait di tingkat kabupaten, termasuk perwakilan legislatif di daerah pemilihan setempat. Padahal, proposal bantuan telah diajukan sejak awal kejadian.

“Kami berharap ada perhatian dan sinergi dari dinas terkait agar penanganan pascakebakaran ini bisa lebih maksimal,” kata Saiful.

Saat ini, Tamong Hasan untuk sementara tinggal bersama anak bungsunya di wilayah Kabupaten Tanggamus.
Sementara anak-anak lainnya tetap berada di sekitar lokasi kejadian untuk mendampingi proses pembangunan rumah.

- Advertisement -

Sementara itu, bantuan dari dinas sosial kabupaten Lampung Selatan telah menyalurkan Bantuan Dasar Bantuan seperti bantuan paket sembako untuk kebutuhan pokok harian, Bantuan Logistik Darurat, bantuan yang berupa tenda darurat, selimut, pakaian, makanan siap saji, dan peralatan dapur keluarga.

Sesuai kewenangan, tugas pokok dan fungsi yang melekat, Dinsos memberikan bantuan kemanusiaan (tanggap darurat).

Aksi gotong royong yang dilakukan Pemerintah Desa Ruguk menjadi bukti nyata kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Diharapkan, langkah ini juga dapat mendorong perhatian lebih luas dari berbagai pihak untuk membantu korban kebakaran agar segera pulih dan kembali menjalani kehidupan seperti semula.

(HP.HB)

Share This Article
Tidak ada komentar