232 Peserta STQ Lampung Selatan Disaring Ketat, Siap Rebut Tiket MTQ Provinsi Lampung 2026

Hendra Wijaya
3 Min Read

Loading

LampungID.Com, Kalianda — Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan mulai menjaring qori dan qoriah terbaik melalui Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) ke-VII yang resmi dibuka di Aula Krakatau, Kantor Bupati Lampung Selatan, Sabtu (25/4/2026).

Kegiatan yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan ini menjadi langkah strategis dalam menyiapkan kafilah terbaik untuk menghadapi Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-53 tingkat Provinsi Lampung tahun 2026, sekaligus memperkuat syiar Islam di tengah dinamika sosial yang terus berkembang.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Firmansyah, dalam laporannya menyampaikan bahwa STQ tahun ini diikuti oleh 232 peserta dari 17 kecamatan se-Kabupaten Lampung Selatan.

- Advertisement -

“Pelaksanaan STQ berlangsung selama tiga hari, mulai 25 hingga 27 April 2026, yang tersebar di tiga lokasi, yakni Aula Sebesi PKK, Aula Kantor Kementerian Agama Lampung Selatan, dan MAN 1 Lampung Selatan,” ujar Firmansyah.

Ia menegaskan, STQ tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana membumikan Al-Qur’an di tengah masyarakat.

“STQ bertujuan meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur’an, memperdalam pemahaman isinya, serta menyeleksi peserta terbaik untuk dibina dan dipersiapkan ke ajang tingkat provinsi,” tambahnya.


Sementara itu, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Lampung Selatan, M. Darmawan, menekankan pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup di tengah perubahan zaman yang semakin cepat.

“Di tengah arus sosial yang dinamis, kita memerlukan kompas, dan kompas itu adalah Al-Qur’an. Bukan hanya dibaca, tetapi dipahami dan diamalkan. Inilah esensi dari kegiatan STQ,” kata Darmawan.

- Advertisement -

Menurutnya, pembangunan daerah tidak cukup hanya berorientasi pada infrastruktur fisik, tetapi juga harus menyentuh pembangunan karakter dan spiritual masyarakat.

“Pembangunan sejati adalah pembangunan manusia yang kokoh secara nilai dan moral. Ini merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan Lampung Selatan,” ujarnya.

Darmawan juga mengapresiasi keterlibatan seluruh pihak, mulai dari panitia, ulama, hingga masyarakat, yang dinilai menjadi kunci suksesnya pelaksanaan STQ ke-VII.

- Advertisement -

“Kolaborasi adalah kekuatan utama. Pemerintah dan ulama harus berjalan bersama untuk mewujudkan Lampung Selatan yang maju dan religius,” lanjutnya.

Ia pun berpesan kepada seluruh peserta agar menjadikan STQ sebagai momentum untuk tidak hanya mengejar prestasi, tetapi juga menginternalisasi nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

“Harapan kita, Lampung Selatan tidak hanya maju secara fisik, tetapi juga melahirkan generasi yang religius, berdaya saing, dan berkarakter. Masa depan harus dibangun dengan iman dan ilmu,” pungkasnya.(HR-Kmf)

Share This Article
Tidak ada komentar