Anak Krakatau Kembali Erupsi, Kolom Abu 500 Meter Mengarah ke Utara, Status Siaga Level III

Hendra Wijaya
3 Min Read

Loading

LampungID.COM, LAMPUNG – Aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau kembali menunjukkan erupsi pada Minggu (18/10/2026). Kolom abu teramati mencapai sekitar 500 meter di atas puncak atau sekitar 657 meter di atas permukaan laut, dengan warna hitam, intensitas tebal, dan condong ke arah utara.

Berdasarkan informasi erupsi yang dipublikasikan melalui MAGMA-VEN, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM), Badan Geologi, dan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), erupsi terjadi pada pukul 11.44 WIB.

Dalam laporan tersebut disebutkan, tidak terdengar suara dentuman. Erupsi juga masih berlangsung ketika laporan dibuat.

- Advertisement -

Sebelumnya, Muhammad Dika Nurzaman menyampaikan bahwa berdasarkan pemantauan seismik atau kegempaan pada Sabtu (17/10/2026), Gunung Anak Krakatau terekam mengalami lima kali letusan dengan amplitudo 40–55 milimeter. Durasi letusan terlama mencapai 147 detik, sedangkan erupsi terakhir yang tercatat dalam keterangannya terjadi pada pukul 02.15 WIB. Ia juga menyampaikan bahwa aktivitas kegempaan Gunung Anak Krakatau masih berfluktuasi.

Status Level III Siaga
Hingga informasi erupsi pada Minggu (18/10/2026) diterbitkan, Gunung Anak Krakatau berada pada Status Level III (Siaga).

PVMBG merekomendasikan masyarakat di sekitar Gunung Anak Krakatau, pengunjung, wisatawan, dan pendaki tidak memasuki atau melakukan aktivitas dalam radius 5 kilometer dari pusat erupsi.

Selain itu, masyarakat dan pengunjung juga dilarang memasuki serta melakukan kegiatan dalam radius 1 kilometer dari pulau baru di sektor barat laut dan tenggara Gunung Anak Krakatau.

PVMBG turut mengingatkan potensi bahaya berupa lontaran batu pijar, hujan abu lebat, aliran lava, serta kemungkinan erupsi sekunder akibat kontak panas lava dengan air laut maupun air hujan dalam radius 5 kilometer dari pusat erupsi.

- Advertisement -

Warga Pesisir Diminta Tetap Tenang
Di tengah aktivitas vulkanik tersebut, masyarakat di wilayah pesisir Provinsi Banten dan Lampung diimbau tetap tenang dan tidak mempercayai isu mengenai erupsi Gunung Anak Krakatau yang disebut akan menyebabkan tsunami.

Masyarakat tetap dapat menjalankan aktivitas seperti biasa dengan senantiasa mengikuti arahan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat.

Untuk memperoleh informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi di nomor (022) 7272606 atau Pos Pengamatan Gunungapi Krakatau di nomor (0254) 651449 dan 085846324506.

- Advertisement -

Informasi resmi aktivitas Gunung Anak Krakatau dapat dipantau melalui laman MAGMA Indonesia: https://magma.esdm.go.id/v1/gunung-api/informasi-letusan(red)

Share This Article
Tidak ada komentar