ASDP Resmi Tutup Posko Angkutan Nataru 2025–2026 di Bakauheni, Arus Penyeberangan Aman dan Terkendali

Hendra Wijaya
3 Min Read

LAMPUNG INDONESIA.Com, BAKAUHENI, Lampung Selatan – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) secara resmi menutup Posko Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) pada Minggu (4/1/2026) pukul 09.30 WIB. Penutupan posko berlangsung di Kantor PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Bakauheni dan menandai berakhirnya masa pelayanan intensif selama periode libur panjang akhir tahun.


Selama pelaksanaan Angkutan Nataru, arus penyeberangan di lintasan strategis Bakauheni–Merak secara umum berlangsung aman, lancar, dan terkendali. Tidak terdapat gangguan signifikan baik dari sisi keselamatan pelayaran, pengaturan lalu lintas kendaraan, maupun kualitas pelayanan kepada pengguna jasa.


Direktur Keuangan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Bunga Herlina Oktavianti, menyampaikan bahwa keberhasilan penyelenggaraan angkutan Nataru tidak terlepas dari kesiapan operasional dan sinergi seluruh pemangku kepentingan.
“Pelaksanaan Angkutan Nataru 2025–2026 di lintasan Bakauheni–Merak berjalan dengan aman dan lancar.

Hal ini berkat koordinasi yang solid antar stakeholder serta kesiapsiagaan petugas di lapangan,” ujarnya.
Senada dengan itu, Senior General Manager ASDP Cabang Bakauheni, Zulfidon, menegaskan bahwa ASDP menerapkan sistem siaga penuh selama 24 jam guna memastikan kelancaran dan kenyamanan layanan penyeberangan.

- Advertisement -


“Kami melakukan pengaturan antrean kendaraan secara ketat, optimalisasi operasional dermaga dan kapal, serta penguatan personel lapangan. Seluruh langkah tersebut kami fokuskan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat pengguna jasa,” jelasnya.


Dalam kesempatan tersebut, ASDP juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari Kementerian Perhubungan, Kepolisian Republik Indonesia, TNI, pemerintah daerah, KSOP, BPTD, hingga para operator kapal, atas dukungan dan kerja sama selama masa Angkutan Nataru berlangsung.


Ke depan, ASDP berkomitmen untuk terus melakukan evaluasi menyeluruh serta peningkatan layanan, termasuk penguatan sistem manajemen lalu lintas pelabuhan dan percepatan digitalisasi layanan, sebagai upaya menghadapi periode angkutan berikutnya yang semakin dinamis.


Berdasarkan data penyeberangan dari Sumatera ke Jawa pada 3 Januari 2026 yang dipantau selama 24 jam, ASDP mengoperasikan 100 trip kapal. Jumlah penumpang tercatat mengalami peningkatan sebesar 11,5 persen, mencapai 40.131 orang.


Sementara itu, kendaraan roda empat meningkat 8,2 persen menjadi 4.312 unit. Kendaraan truk tercatat mengalami penurunan tipis sebesar 2,1 persen atau sebanyak 2.805 unit, sedangkan jumlah bus meningkat 5,8 persen menjadi 380 unit. Secara keseluruhan, total kendaraan yang menyeberang di lintasan Sumatera–Jawa meningkat 10,5 persen atau mencapai 9.685 unit.

- Advertisement -


Adapun secara kumulatif, sejak H-10 (15 Desember 2025) hingga H+9 (3 Januari 2026), ASDP mencatat total penumpang mencapai 647.898 orang, dengan total kendaraan sebanyak 157.257 unit.
(**)

Share This Article
Tidak ada komentar
error: Sory bro, berita ini gak bisa di copy paste !!!