LAMPUNGID.COM, KALIANDA– Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di Dusun Kubang Handak, Desa Canggu, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan, Rabu. Sebuah mobil Suzuki Carry bernomor polisi BE 7783 QC milik Pondok Pesantren (PPS) Miftahul Huda 606 diduga mengalami kegagalan rem, kehilangan kendali, dan menabrak bangunan rumah warga.
Kendaraan itu diketahui mengangkut sekitar tujuh santri berusia belasan tahun, yang baru saja selesai membuang sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) setempat.
Berdasarkan keterangan Leni Marlina, anak pemilik rumah yang ditabrak, awalnya warga hanya mendengar suara mesin mobil yang menderu keras.
“Kami kira hal biasa, tiba-tiba mobil sudah masuk ke dalam rumah. Posisi kendaraan datang dari arah TPA dan hendak menuju arah Exit Tol Kalianda,” ujarnya.
Berdasarkan keterangan Leni Marlina yang disampaikan kepada media melalui pesan singkat WhatsApp, dua santri meninggal dunia di lokasi kejadian, sedangkan satu santri lainnya meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan di RSUD dr. H. Bob Bazar Kalianda.
Warga yang berada di lokasi segera menghentikan mobil bak yang lewat untuk mengangkut para korban. Selanjutnya, suami saya, Heri, yang menggunakan ambulans kantor BBHAR,ikut mengawal perjalanan mobil bak tersebut guna memastikan para korban bisa tiba di rumah sakit dengan cepat dan selamat.
Sementara sisa korban lainnya mengalami luka-luka dan masih mendapatkan penanganan medis di rumah sakit yang sama.
Leni Marlina bersyukur tidak ada anggota keluarganya yang menjadi korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, bagian depan rumah orang tuanya mengalami kerusakan, beserta sejumlah barang di dalamnya.
“Rumah itu milik orang tua saya. Nilai kerugian materi belum bisa kami hitung. Saat ini fokus kami lebih kepada berduka dan mendoakan anak-anak santri korban musibah ini,” tambahnya.
Kanit Laka Lantas Polres Lampung Selatan, Jayamudin, saat dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp membenarkan pihaknya sedang menangani peristiwa tersebut.
“Kami sedang menunggu keluarga dari pihak korban dan sedang membuat laporan. Nanti kita informasi lebih lanjut, karena kita baru selesai dari RS Bob Bazar Kalianda,” ujar Jayamudin.
Saat ini petugas telah berada di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta menghimpun keterangan saksi guna memastikan penyebab pasti kecelakaan.(***)
