LAMPUNG INDONESIA.Com,Lampung Selatan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan, (TPHBUN) terus melakukan langkah cepat dalam menangani dampak banjir yang melanda sejumlah wilayah, khususnya di sektor pertanian.
Banjir mulai merendam area persawahan sejak Jumat (2/1/2026) setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut selama beberapa jam. Luapan Sungai Way Pisang di Kecamatan Palas, yang dilaporkan mengalami jebolnya tanggul, mengaliri persawahan di sepanjang aliran sungai dan menyebabkan genangan meluas ke lahan pertanian warga.
Berdasarkan data sementara, diperkirakan sekitar 400 hektare tanaman padi yang baru berumur kurang lebih 10 hari terendam air. Apabila genangan tidak segera surut, para petani terancam mengalami kerugian finansial yang signifikan, mengingat tanaman padi berpotensi membusuk dan mengalami gagal panen.
Sebagai langkah penanganan awal, Dinas TPHBUN Kabupaten Lampung Selatan berkoordinasi dan mendorong Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) untuk segera melaksanakan normalisasi saluran-saluran air yang dinilai menjadi salah satu penyebab terjadinya banjir.
Upaya ini diharapkan dapat memperbaiki sistem aliran air sekaligus mencegah kejadian serupa terulang kembali.
Selain itu, pemerintah daerah juga memberikan perhatian khusus kepada para petani yang terdampak.
Setelah kondisi di lapangan dinyatakan memungkinkan, Dinas TPHBUN akan menyalurkan dukungan penanaman kembali berupa bantuan benih dan pestisida sebagai langkah gerak cepat pemulihan sektor pertanian, sehingga aktivitas tanam dapat kembali berjalan dan ketahanan pangan daerah tetap terjaga.
Plt. Kepala Dinas TPHBUN Kabupaten Lampung Selatan, Mugiyono, S.P., M.M., menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen untuk segera membantu petani yang terdampak banjir.
“Kami terus melakukan pendataan di lapangan serta berkoordinasi dengan instansi terkait agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin.
Setelah air surut dan kondisi memungkinkan, kami akan menyalurkan bantuan benih dan pestisida agar petani dapat segera melakukan penanaman kembali,” ujarnya.
Ia juga berharap upaya normalisasi sungai dapat segera dilakukan agar risiko banjir tidak kembali terjadi dan aktivitas pertanian masyarakat dapat berjalan dengan aman dan berkelanjutan.
Langkah-langkah tersebut merupakan wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan dalam hadir di tengah masyarakat serta memastikan penanganan pascabanjir dilakukan secara terkoordinasi, tepat sasaran, dan berkelanjutan.(Red)
