LampungID.Com, Sidomulyo – Berkat kerja sama yang baik antara unsur perwakilan rakyat dan petugas penyelamat, Tim Penyelamatan Non‑Kebakaran Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Lampung Selatan berhasil menuntaskan operasi penyelamatan yang sulit dan penuh kehati‑hatian terhadap seorang pria yang mengalami gangguan jiwa, Sabtu kemarin.
Laporan kejadian diterima langsung dari Anggota DPRD Kabupaten Lampung Selatan, Agus Sartono, yang pertama kali menerima informasi dan memfasilitasi penanganan awal di lokasi. Korban bernama Rudi Hartono (sekitar 30 tahun), warga Desa Budidaya, Kecamatan Sidomulyo, yang diketahui sebagai Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) dengan gejala depresi berat.
Saat petugas tiba di lokasi, kondisi korban sangat memprihatinkan: jari kedua tangan hingga kedua kakinya terikat erat dan terjepit oleh kawat, tumpukan cincin, serta bearing besi tebal yang sudah menyempit dan menekan jaringan kulit. Tingkat kesulitan sangat tinggi karena material yang harus dipotong berupa logam keras, ditambah kondisi psikologis korban yang tidak stabil dan sulit dikendalikan.
Bekerja dengan ketelitian tinggi agar tidak melukai bagian tubuh korban, tim melakukan proses pemotongan dan pelepasan secara bertahap selama kurang lebih satu jam tiga puluh menit. Berkat keahlian dan kesiapan alat yang memadai, seluruh ikatan besi berhasil dilepaskan tanpa menimbulkan cedera tambahan sedikit pun pada korban.
Setelah proses selesai, Rudi Hartono langsung diserahterimakan kepada tim medis UPT Puskesmas Sidomulyo untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan, perawatan lanjutan, serta penanganan medis dan psikiatri yang diperlukan.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Dinas Damkarmat Lampung Selatan, Rully Fikriansyah, menegaskan bahwa tim penyelamatan senantiasa siap merespons berbagai situasi darurat kemanusiaan di masyarakat, tak hanya terbatas pada penanganan kebakaran semata.
“Kasus ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antar‑pihak sangat krusial dalam penanganan darurat. Dukungan dan laporan cepat dari Bapak Agus Hartono sangat membantu kami bertindak lebih sigap. Tantangan material yang keras dan kondisi korban yang tidak stabil menuntut kami bekerja ekstra hati‑hati. Kami berharap masyarakat tetap peduli dan saling mengawasi, terutama bagi keluarga yang memiliki anggota dengan gangguan jiwa, agar kejadian serupa tidak terulang. Damkarmat selalu ada untuk melayani dan melindungi nyawa warga kapan saja dibutuhkan,” tegas Rully Fikriansyah.(red)
