LAMPUNG ID.Com,Lampung Selatan — Pencopotan Hendra Jaya dari jabatan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Kabupaten Lampung Selatan mendadak menjadi perbincangan hangat di kalangan publik.
Sejumlah pihak menduga keputusan tersebut berkaitan dengan insiden kericuhan yang terjadi sehari sebelumnya dalam pembukaan Pasar Murah Pemkab Lampung Selatan di Kecamatan Rajabasa, Kamis (30/10/2025).Spekulasi tersebut menguat setelah beredar Surat Perintah Pelaksana Tugas (Plt) yang menunjuk Rahmad Hadi Wijaya sebagai Plt Kepala Dinas Perindag, serta Devi Arminanto sebagai Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup, tertanggal Jumat (31/10/2025).
Hingga kini, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan belum memberikan keterangan resmi mengenai alasan pencopotan Hendra Jaya. Informasi yang beredar di kalangan ASN maupun masyarakat masih sebatas dugaan tanpa konfirmasi dari pejabat berwenang.
Saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Supriyanto, enggan memberikan penjelasan lebih lanjut. Ia hanya menjawab singkat, “Sebentar, Dinda,” sebelum sambungan terputus.Upaya konfirmasi lanjutan melalui pesan singkat juga belum mendapat tanggapan hingga berita ini diterbitkan.
Sementara itu, Hendra Jaya belum memberikan pernyataan terkait pencopotannya. Pesan konfirmasi yang dikirim tim InDepthNews.id pun belum direspons hingga berita ini diturunkan.
Sebelumnya, kegiatan Pasar Murah di Desa Banding, Kecamatan Rajabasa, menjadi sorotan publik setelah beredar video berdurasi 14 detik yang memperlihatkan seorang tokoh adat memprotes pembawa acara di tengah kegiatan pembukaan.
Meski sempat terjadi ketegangan, pihak kecamatan memastikan kegiatan tetap berlangsung lancar hingga selesai.Publik kini menanti penjelasan resmi dari Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan mengenai dasar dan alasan di balik pencopotan Hendra Jaya dari jabatannya sebagai Kepala Dinas Perindag.(HP/Ar.mcl)
