Dari Banding hingga Way Muli, BMBK Siapkan Pembangunan Gorong-Gorong di Dua Titik

3 Min Read

LAMPUNGID.COM, RAJABASA – Aspirasi masyarakat terkait kondisi infrastruktur di Ruas Jalan Kalianda–Kunjir–Gayam, Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan, mulai mendapat tindak lanjut.

Tim Dinas Bina Marga, Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung turun langsung ke lapangan untuk melakukan pengecekan kondisi jalan sekaligus memastikan titik nol pekerjaan pembangunan gorong-gorong yang direncanakan pada ruas jalan tersebut.

Pengecekan dilakukan di dua lokasi berbeda, yakni wilayah Desa Banding dan Desa Way Muli Induk. Tim yang turun ke lapangan terdiri dari Pengawas Bina Marga Apriansyah dan Wahyudi, Konsultan Marli, serta Pelaksana Kholil dan Edwin dari CV Kunjir Perdana.

URC Diprioritaskan Menghadapi Musim Hujan

Pengawas Bina Marga, Apriansyah, mengatakan pengecekan dilakukan sebagai tindak lanjut terhadap kondisi di lapangan. Ia menjelaskan bahwa faktor musim hujan menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan langkah penanganan yang perlu dilakukan terlebih dahulu.“Mengingat dampak musim hujan, yang diutamakan kegiatan URC dulu,” jelas Apriansyah.

Menurutnya, penanganan tersebut menjadi bagian dari langkah lapangan dalam merespons kondisi infrastruktur yang terdampak, sementara pekerjaan pembangunan gorong-gorong juga dipersiapkan sesuai titik yang telah ditentukan.

Dua Titik Berbeda, Satu Paket Pekerjaan

Berdasarkan hasil pengecekan, terdapat dua titik pekerjaan pembangunan gorong-gorong yang berada di lokasi berbeda, namun keduanya masuk dalam satu paket pekerjaan, yakni Pembangunan Gorong-Gorong Ruas Jalan Provinsi–20 pada Ruas Jalan Kalianda–Kunjir–Gayam, Kabupaten Lampung Selatan.

Titik pertama berada di STA 9+900, kawasan Sumur Terus, Desa Banding, Kecamatan Rajabasa, dengan koordinat Lintang Selatan 5,81524° dan Bujur Timur 105,59506°.

Sementara titik kedua berada di STA 15+090, Desa Way Muli Induk, Kecamatan Rajabasa, dengan koordinat Lintang Selatan 5,83663° dan Bujur Timur 105,63089°.

Dengan demikian, STA 9+900 dan STA 15+090 merupakan dua lokasi pekerjaan yang berbeda secara geografis, tetapi masih berada dalam satu paket kegiatan pembangunan gorong-gorong.Pembangunan tersebut diarahkan untuk mendukung fungsi infrastruktur jalan, terutama dalam memastikan kelancaran aliran air di sepanjang ruas jalan serta menunjang keamanan dan kenyamanan pengguna jalan.

Direncanakan Dilaksanakan Minggu Ini

Berdasarkan informasi yang disampaikan di lapangan, kegiatan pembangunan gorong-gorong pada kedua titik tersebut direncanakan segera dilaksanakan dalam minggu ini.

Pengecekan titik nol dilakukan untuk memastikan lokasi pekerjaan sesuai dengan kondisi lapangan sebelum pelaksanaan kegiatan dimulai.

Langkah tersebut juga menjadi bagian dari persiapan teknis agar pekerjaan dapat dilaksanakan sesuai titik yang telah ditentukan dalam paket kegiatan.

Pemerintah Provinsi Lampung melalui BMBK sebelumnya menerima aspirasi masyarakat terkait kondisi infrastruktur di ruas tersebut. Pengecekan langsung ke lapangan menjadi langkah untuk melihat kondisi aktual sekaligus memastikan penanganan yang direncanakan sesuai dengan kebutuhan di lokasi.

Pengecekan lapangan ini menjadi bagian dari tindak lanjut Pemerintah Provinsi Lampung terhadap aspirasi masyarakat terkait kondisi infrastruktur di Ruas Jalan Kalianda–Kunjir–Gayam, Kabupaten Lampung Selatan.(HR/Juh)

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Exit mobile version