Merik Havit membangun lampung selatan tidak boleh baperan siap di kritik dan Diberi saran dan pendapat

3 Min Read

LAMPUNG INDONESIA.Com,Lampung Selatan
Wakil Ketua I DPRD Lampung Selatan, Merik Havit, S.H., M.H., kembali menegaskan komitmennya sebagai wakil rakyat yang benar-benar bekerja demi kepentingan publik.

Dalam pandangannya, tugas utama seorang wakil rakyat bukan sekadar menjalankan fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan, tetapi juga memastikan suara masyarakat didengar, ditampung, dan diperjuangkan dengan sepenuh hati.

Dalam kesempatan tersebut, Merik menyoroti pentingnya suasana yang sejuk, dialogis, dan terbuka dalam proses pembangunan daerah. Menurutnya, Lampung Selatan hanya bisa berkembang apabila semua pihak pemerintah daerah, legislatif, tokoh adat, pemuda, dan masyarakat umum ersedia menjaga ruang komunikasi yang sehat dan konstruktif.

Merik menilai bahwa dinamika pembangunan memang kerap memunculkan perbedaan pendapat. Namun, hal itu tidak boleh membuat seseorang mudah tersinggung atau bersikap baper. Kritik dan saran, baginya, merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari demokrasi dan justru menjadi bahan bakar untuk memperbaiki kebijakan agar semakin tepat sasaran.

“Pada intinya, kita jangan pernah lupa: kita bekerja untuk rakyat, digaji oleh rakyat, dan duduk di sini sebagai wakil rakyat—bukan sebagai penguasa yang harus diagungkan. Kritik dan saran itu penting selama tujuannya untuk memajukan daerah kita, terutama Lampung Selatan yang kita cintai ini,” ujar Merik dengan nada sejuk dan penuh ketegasan moral.

Ia menjelaskan bahwa keberadaan wakil rakyat tidak boleh dipisahkan dari kebutuhan masyarakat. Karena itu, Merik menekankan pentingnya bersikap merakyat, hadir di tengah warga, serta memahami langsung apa yang menjadi persoalan dan aspirasi mereka. Menurutnya, rakyat tidak butuh janji-janji besar tanpa tindakan, tetapi mengharapkan peran nyata, langkah nyata, dan kerja nyata.

Merik juga menyinggung bahwa tantangan pembangunan di Lampung Selatan semakin kompleks, terutama di sektor infrastruktur, pendidikan, kesehatan, ekonomi kerakyatan, dan pemerataan pembangunan antarwilayah. Dalam menghadapi tantangan ini, kolaborasi menjadi kunci utama. Tidak boleh ada pihak yang berjalan sendiri-sendiri, sebab pembangunan yang baik hanya dapat terwujud apabila semua elemen bergerak dalam satu irama.

Ia juga menekankan perlunya memperkuat komunikasi dua arah antara masyarakat dan wakil rakyat. Melalui komunikasi yang terbuka, setiap persoalan dapat ditangani lebih cepat, setiap keluhan dapat segera direspons, dan setiap aspirasi bisa dirumuskan ke dalam kebijakan publik yang lebih berpihak kepada masyarakat.

Lebih jauh, Merik mengajak seluruh masyarakat Lampung Selatan untuk menebarkan energi positif, merawat persatuan, dan tidak terjebak dalam polarisasi yang tidak produktif. Menurutnya, Lampung Selatan memiliki potensi besar yang harus dikelola bersama secara bijaksana dan berkelanjutan.

Menutup pernyataannya, Merik memberikan ajakan yang kembali meneguhkan semangat persatuan:


“Kini saatnya kita menyerukan satu suara, mengesampingkan perbedaan, dan bergandengan tangan demi kemajuan Lampung Selatan. Mari kita bangun daerah kita dengan ketulusan, komitmen, dan keberanian. Karena hanya dengan kebersamaan, Lampung Selatan dapat melangkah lebih maju dan memberi manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.”

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Sory bro, berita ini gak bisa di copy paste !!!
Exit mobile version