Viral di Facebook, Nenek Surtiah di Desa Suak Terbaring Sakit Dua Bulan, Warga Berdonasi dan Pemerintah Bergerak Cepat

3 Min Read

LAMPUNGID.COM,Sidomulyo, Lampung Selatan – Kepedulian masyarakat kembali terlihat melalui media sosial. Kali ini, perhatian publik tertuju kepada Nenek Surtiah (67), warga RT 001/RW 008 Dusun Pematang Balik, Desa Suak, Kecamatan Sidomulyo, yang telah terbaring sakit selama hampir dua bulan.

Kondisi lansia tersebut menjadi sorotan setelah diunggah oleh akun Facebook Fitri Myhanie pada Rabu (10/6/2026). Dalam unggahannya, Fitri mengajak masyarakat untuk membantu biaya pengobatan Nenek Surtiah yang terkendala keterbatasan ekonomi.

“Sudah hampir dua bulan beliau sakit. Untuk berobat terkendala biaya, sehingga kami berharap ada bantuan dari masyarakat maupun program pengobatan gratis yang bisa membantu,” ujar Fitri, relawan yang turut mendampingi keluarga.

Unggahan tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Sejumlah donatur langsung memberikan bantuan sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi Nenek Surtiah. Hingga berita ini ditulis, donasi yang berhasil terkumpul mencapai sekitar Rp250 ribu.

Melalui status WhatsApp miliknya, Fitri menyampaikan terima kasih kepada para donatur yang telah membantu.

“Barakallah, insya Allah amanah. Bantuan yang terkumpul akan kami serahkan secara transparan kepada keluarga. Terima kasih kepada para donatur yang telah merespons dengan cepat,” tulis Fitri.

Marno, salah satu tetangga Nenek Surtiah, mengungkapkan bahwa kondisi kesehatan lansia tersebut semakin melemah dalam beberapa waktu terakhir.

“Beliau tinggal bersama anak bungsunya, Safaruddin. Kondisinya sudah sangat lemah. Alhamdulillah bidan desa rutin datang untuk memeriksa dan memantau kesehatannya. Beberapa waktu lalu pihak pemerintah desa juga sudah datang menjenguk,” kata Marno saat dihubungi melalui telepon WhatsApp.

Hal senada disampaikan Safaruddin, anak bungsu Nenek Surtiah. Ia mengatakan ibunya telah mengalami batuk dan sesak napas selama hampir dua bulan.

“Betul, sudah hampir dua bulan ibu mengeluhkan batuk dan sesak napas. Tadi bidan desa sudah datang memeriksa kondisi ibu. Alhamdulillah tekanan darahnya masih relatif aman. Namun batuk yang berkepanjangan ini dikhawatirkan mengarah ke TBC sehingga perlu pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Safaruddin.

Menurutnya, kondisi ekonomi keluarga menjadi salah satu kendala dalam proses pengobatan. Meski telah memiliki BPJS Kesehatan, keluarga tetap membutuhkan dukungan untuk proses penanganan lebih lanjut.

“Kami berharap ada perhatian dan bantuan dari pihak terkait agar ibu bisa segera mendapatkan pengobatan dan kembali sehat,” harapnya.

Perhatian masyarakat yang meluas melalui media sosial akhirnya mendapat respons dari pemerintah setempat. Camat Sidomulyo, Pran Sinatra Adung, mengaku baru mengetahui kondisi Nenek Surtiah setelah menerima informasi dari unggahan yang beredar di Facebook.

“Terima kasih atas informasinya. Kami bersama UPTD Puskesmas Sidomulyo akan segera menindaklanjuti dan petugas telah kami arahkan untuk turun ke lokasi guna melakukan penanganan awal,” ujar Pran Sinatra Adung.

Kisah Nenek Surtiah menjadi bukti bahwa kepedulian masyarakat dan respons cepat pemerintah dapat menjadi harapan bagi warga yang sedang menghadapi kesulitan. Semangat gotong royong yang ditunjukkan masyarakat diharapkan mampu meringankan beban keluarga sekaligus membantu Nenek Surtiah mendapatkan penanganan kesehatan yang lebih baik.

(Red.HB)

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Exit mobile version