Petani Lampung Selatan Lebih Tenang, Zulkifli Hasan Pastikan Pupuk Lancar dan Harga Gabah Terjaga

3 Min Read

LampungID. Com, Penengahan — Pemerintah pusat terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga kesejahteraan petani. Hal itu ditegaskan Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Zulkifli Hasan, yang memastikan distribusi pupuk bagi petani di Kabupaten Lampung Selatan berjalan lancar serta harga gabah tetap stabil.Penegasan tersebut disampaikan Zulkifli Hasan saat menggelar rembuk tani bersama para petani di Desa Tetaan, Kecamatan Penengahan, Jumat (8/5/2026).

Kegiatan itu menjadi wadah dialog langsung antara pemerintah pusat dan petani untuk menyerap aspirasi sekaligus memastikan kebijakan pangan berjalan optimal di lapangan.

Dalam kesempatan tersebut, Zulkifli Hasan menyampaikan bahwa Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memberikan perhatian serius terhadap sektor pertanian sebagai fondasi ketahanan pangan nasional.

“Saya mendapat tugas langsung dari Bapak Presiden untuk memastikan kebijakan pangan berjalan dengan baik. Petani harus makmur, tidak boleh ada tawar-menawar,” tegas Zulkifli Hasan di hadapan para petani.

Ia menambahkan, pemerintah pusat terus menjaga ketersediaan pupuk agar mudah diakses petani. Selain itu, pemerintah juga memastikan harga gabah tetap berada di atas Rp6.500 per kilogram sehingga petani memperoleh keuntungan yang layak dari hasil panennya.

Menurutnya, stabilitas harga gabah merupakan salah satu kunci penting untuk menjaga semangat petani dalam meningkatkan produksi pangan nasional.

Dalam rembuk tani tersebut, para petani mengaku kondisi distribusi pupuk saat ini jauh lebih baik dibandingkan sebelumnya. Harga gabah yang stabil juga dinilai berdampak positif terhadap pendapatan dan produktivitas pertanian.

Meski demikian, para petani masih menyampaikan sejumlah kebutuhan penunjang, antara lain bibit unggul, perbaikan jaringan irigasi, pembangunan embung dan sumur bor, bantuan hand traktor, hingga alat dan mesin pertanian roda empat.

Menanggapi hal itu, Zulkifli Hasan meminta Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan segera mengajukan usulan resmi agar dapat segera ditindaklanjuti oleh pemerintah pusat.“Nanti urus suratnya, kirim ke saya. Kita urus bersama. Yang penting kebutuhan petani harus kita bantu,” ujarnya.

Selain sektor tanaman pangan, pemerintah pusat juga berencana mengembangkan pusat pembibitan perkebunan rakyat di wilayah Karangsari, Kecamatan Ketapang. Program tersebut akan difokuskan pada pengembangan bibit unggul komoditas perkebunan seperti kelapa, kopi, kakao, cengkeh, lada, hingga aren guna meningkatkan hasil produksi dan pendapatan masyarakat.

“Kita ingin petani tersenyum karena penghasilannya bagus. Bibitnya harus bagus, hasilnya juga harus bagus. Pemerintah ingin rakyat makin sejahtera,” kata Zulkifli Hasan.

Sementara itu, Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menyambut baik perhatian pemerintah pusat terhadap sektor pertanian dan perkebunan di daerahnya. Menurutnya, dukungan tersebut menjadi motivasi bagi Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan untuk terus memperkuat sektor pertanian sebagai salah satu penopang utama perekonomian masyarakat.

Rembuk tani berlangsung hangat dan penuh antusiasme. Para petani tampak aktif berdialog langsung dengan pemerintah pusat serta menyampaikan berbagai harapan terkait pengembangan sektor pertanian di Lampung Selatan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Perkebunan Ali Jamil Harahap, para petani, serta sejumlah tamu undangan lainnya. (HR-Nsy)

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Exit mobile version