Bandarlampung — Anggota DPRD Kota Bandar Lampung Fraksi Golkar dari Dapil IV Labuhan Ratu, Rama Aditya, mendesak BBWS Sekampung Mesuji untuk menunjukkan komitmen nyata dalam penanganan banjir dan tidak berlindung di balik alasan administratif yang justru memperlambat penyelamatan masyarakat.
Rama menegaskan, DPRD bersama Pemerintah Kota Bandar Lampung saat ini tengah bergerak cepat mencari solusi atas persoalan banjir yang terus menghantui warga. Karena itu, ia meminta BBWS segera mengambil langkah konkret agar pekerjaan pelebaran kali di samping Mall Boemi Kedaton dapat kembali dilanjutkan.
“Seluruh persyaratan teknis yang menjadi hambatan harus segera diselesaikan. Jangan sampai inisiatif baik dari pihak mall yang ingin membantu penanganan banjir justru terhenti karena birokrasi yang berlarut-larut,” tegas Rama, Minggu (14/6/2026).
Menurutnya, penghentian pekerjaan pelebaran kali dengan dalih perizinan administrasi tidak boleh dibiarkan terlalu lama. Sebab, konsekuensi langsung dari lambannya penanganan tersebut dirasakan oleh masyarakat yang setiap hujan deras harus bersiap menghadapi banjir akibat meluapnya air.
“Jangan hanya fokus pada urusan kertas dan meja. Setiap keterlambatan berarti risiko bagi warga. BBWS seharusnya hadir sebagai bagian dari solusi, bukan justru menjadi penghambat,” ujarnya.
Sebagai wakil rakyat dari daerah pemilihan yang kerap terdampak banjir, Rama juga mendesak BBWS Sekampung Mesuji untuk segera berkoordinasi secara intensif dengan Pemerintah Kota dan manajemen Mall Boemi Kedaton agar pekerjaan pelebaran kali bisa diselesaikan secepat mungkin.
“Kalau ada syarat yang harus dipenuhi, sampaikan secara terbuka dan tuntaskan segera. Jangan biarkan masyarakat terus menjadi korban setiap musim hujan. Warga butuh tindakan nyata, bukan alasan administratif,” pungkasnya.
(Red)
