Duka Sedalam Lautan, Bupati Egi dan Ratusan Jemaah di Kalianda Gelar Salat Gaib untuk Korban Tragedi KAI

2 Min Read

LampungID.Com, Kalianda – Suasana khidmat menyelimuti Masjid Agung Kalianda, Rabu (29/4/2026). Ratusan jemaah bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan melaksanakan Salat Gaib dan doa bersama sebagai wujud empati atas tragedi tabrakan kereta api di Stasiun Bekasi Timur yang merenggut belasan korban jiwa.

Salat Gaib yang digelar usai Salat Zuhur berjemaah tersebut dipimpin langsung oleh Radityo Egi Pratama. Turut hadir Sekretaris Daerah Supriyanto, para pejabat utama, serta Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Lampung Selatan.

Kegiatan ini ditujukan untuk mendoakan para korban meninggal dunia dalam insiden tabrakan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line.

Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menyampaikan bahwa Salat Gaib tersebut merupakan bentuk solidaritas dan kepedulian mendalam masyarakat Lampung Selatan terhadap musibah transportasi nasional.

“Hari ini kita melaksanakan Salat Zuhur berjemaah seperti biasa, kemudian dilanjutkan dengan Salat Gaib. Ini adalah ikhtiar batin kita untuk mendoakan seluruh korban tragedi KAI Argo Bromo,” ujar Bupati Egi.

Dalam doa yang dipanjatkan, Bupati Egi memohon agar seluruh amal ibadah para korban diterima, dosa dan kekhilafan diampuni, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan. Ia juga mendoakan para korban yang masih menjalani perawatan agar segera pulih.

“Kami berharap para korban yang dirawat segera diberikan kesembuhan, sehingga dapat kembali berkumpul bersama keluarga,” tambahnya.

Tragedi di Stasiun Bekasi Timur tersebut menjadi duka bersama sekaligus pengingat pentingnya peningkatan standar keselamatan transportasi publik.

Melalui Salat Gaib ini, Lampung Selatan menyampaikan pesan persaudaraan dan doa agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.(HR.Gil-Kmf)

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Exit mobile version