Imigrasi Kelas II Non TPI Kalianda Teguhkan Pengabdian di Hari Bhakti ke-76: Layanan Prima, Penegakan Humanis, Dorong Investasi Daerah

3 Min Read

LAMPUNG INDONESIA.Com,Lampung Selatan Dengan mengusung tema “Imigrasi Berbakti, Indonesia Maju”, Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Kalianda menggelar peringatan Hari Bhakti Imigrasi (HBI) ke-76 yang berlangsung khidmat di depan Aula Kantor Imigrasi setempat, Senin (26/1/2026).

Momentum Hari Bhakti Imigrasi ini menjadi ruang refleksi sekaligus peneguhan komitmen jajaran Imigrasi dalam menjalankan tugas negara—mulai dari pelayanan publik, pengawasan orang asing, hingga penegakan hukum keimigrasian yang berlandaskan integritas dan profesionalisme.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Kalianda, Dedy, mengungkapkan bahwa sepanjang tahun 2025, pihaknya berhasil mencatat kinerja positif di berbagai sektor layanan keimigrasian.

“Lebih dari 10.000 paspor telah kami terbitkan, serta 1.600 lebih layanan izin tinggal diberikan kepada warga negara asing. Capaian ini merupakan wujud komitmen kami dalam menghadirkan pelayanan yang cepat, transparan, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat,” ujar Dedy.

Tak hanya pada aspek pelayanan, Imigrasi Kalianda juga menunjukkan ketegasan dalam penegakan hukum yang tetap mengedepankan pendekatan humanis. Sepanjang tahun 2025, tercatat empat warga negara asing dideportasi akibat pelanggaran ketentuan keimigrasian.

“Langkah ini menunjukkan situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif, sekaligus mencerminkan sinergi serta partisipasi aktif masyarakat dalam memberikan informasi keimigrasian,” jelasnya.

Dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan iklim investasi daerah, Kantor Imigrasi Kalianda turut mendorong implementasi program Golden Visa, yakni fasilitas izin tinggal jangka panjang hingga 10 tahun bagi investor asing yang menanamkan modal di Indonesia.

“Golden Visa kami harapkan mampu memperlancar arus investasi dan membuka peluang lapangan kerja bagi masyarakat lokal, khususnya di Kabupaten Lampung Selatan,” tambah Dedy.

Sementara itu, Wakil Bupati Lampung Selatan, M. Syaiful Anwar, memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi jajaran Imigrasi yang selama 76 tahun konsisten menjadi garda terdepan penjaga kedaulatan negara.

“Peringatan Hari Bhakti Imigrasi bukan sekadar seremoni, melainkan ruang refleksi atas pengabdian, kerja keras, dan tanggung jawab besar yang diemban seluruh insan Imigrasi. Imigrasi adalah wajah negara dan representasi Indonesia di mata dunia,” tegasnya.

Ia menilai tema “Imigrasi Berbakti, Indonesia Maju” sangat relevan dengan peran strategis Imigrasi dalam menjaga stabilitas nasional, memperkuat pelayanan publik berintegritas, serta mendorong kemajuan bangsa di tengah tantangan global.

Menurutnya, posisi strategis Kabupaten Lampung Selatan sebagai gerbang Pulau Sumatra menuntut sinergi kuat antara pemerintah daerah, Kantor Imigrasi, TNI, Polri, dan seluruh unsur Forkopimda.

“Pelayanan keimigrasian yang cepat, transparan, dan humanis adalah kebutuhan mutlak. Tidak boleh ada ruang bagi pelayanan yang berbelit-belit. Di sinilah peran Imigrasi benar-benar diuji,” ujarnya.

Wabup Syaiful berharap, peringatan Hari Bhakti Imigrasi ke-76 ini menjadi momentum penguatan kolaborasi lintas sektor dalam mewujudkan pelayanan publik yang prima serta mendukung terwujudnya Indonesia yang maju, berdaulat, dan berdaya saing, dimulai dari Lampung Selatan.(***)

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Sory bro, berita ini gak bisa di copy paste !!!
Exit mobile version