KKP Gagalkan Penyelundupan 31.255 Benih Lobster Senilai Rp4,7 Miliar di Lampung

2 Min Read

LampungID.Com, Bandar Lampung, 25 Mei 2026 –Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) kembali menunjukkan ketegasannya dalam menjaga sumber daya kelautan nasional. Sebanyak 31.255 ekor Benih Bening Lobster (BBL) berhasil diamankan dari upaya penyelundupan ilegal dengan nilai ekonomi diperkirakan mencapai Rp4,7 miliar.

Pengungkapan kasus tersebut dilakukan di wilayah Bandar Lampung melalui operasi gabungan yang dipimpin langsung oleh S. Budianto dari Satwas PSDKP Pesawaran. Operasi ini melibatkan sejumlah petugas KKP, yakni Sigit, Ardi, dan Singgih.

Berkat kesiapsiagaan dan koordinasi yang solid, para pelaku penyelundupan berhasil diamankan beserta barang bukti. Selanjutnya, pelaku dikawal ketat oleh petugas untuk menjalani proses hukum sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Penyelundupan BBL tersebut merupakan tindak pidana perikanan yang melanggar Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023. Para pelaku terancam hukuman penjara maksimal 8 tahun serta denda hingga Rp1,5 miliar.

Keberhasilan ini menjadi bagian dari capaian besar KKP dalam upaya pemberantasan perdagangan ilegal sumber daya laut. Sepanjang tahun 2025, KKP bersama instansi terkait tercatat telah menggagalkan penyelundupan 1,314 juta ekor BBL, dengan potensi kerugian negara yang berhasil diselamatkan mencapai Rp114 miliar.

Langkah tegas tersebut diperkuat oleh payung hukum Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 7 Tahun 2024, yang mengatur tata kelola perlobsteran nasional secara ketat, mulai dari penangkapan, pembudidayaan, hingga peredaran, guna menjamin keberlanjutan ekosistem laut serta manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Pemerintah menegaskan komitmennya untuk terus memberantas segala bentuk penyelundupan dan perdagangan ilegal sumber daya kelautan demi menjaga kelestarian laut Indonesia dan keberlanjutan stok perikanan nasional.(HP)

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Exit mobile version